
Data PPI AS yang lebih kuat dari ekspektasi menunjukkan inflasi tetap berdenyut. Menurut analisis Cetro Trading Insight, angka tahunan mencapai 6,5%, dan laju bulanan 1,1% melampaui proyeksi pasar. Hasil ini menambah dukungan bagi pandangan bahwa kebijakan moneter Federal Reserve mungkin tetap restriktif lebih lama.
Para analis menilai bahwa pernyataan tersebut meningkatkan peluang kenaikan suku bunga lagi dari FOMC di masa mendatang. Beberapa pejabat bank sentral menekankan pentingnya menjaga kebijakan yang tegas untuk menahan laju inflasi. Keputusan ini memperkuat tren penguatan saat ini pada dolar AS terhadap banyak pasangan mata uang, termasuk USD/CAD.
Di luar angka inflasi, faktor geopolitik turut memberikan dorongan volatilitas. Ketegangan di kawasan Timur Tengah dan sinyal potensi kesepakatan dengan Iran menciptakan risiko geopolitik yang mempengaruhi sentimen investor. Meski demikian, fokus pasar tetap pada perbaikan relatif harga energi dan arah kebijakan moneter AS.
Bank of Canada mempertahankan suku bunga acuannya di 2,25% pada pertemuan Juni, sambil menilai dampak perubahan energi terhadap inflasi. Bank sentral menekankan bahwa bukti kenaikan harga energi belum menyebar secara luas ke inflasi inti. Kebijakan ini menciptakan tantangan bagi CAD ketika harga minyak melemah.
Beberapa analis menyatakan bahwa pasar terlalu mengandalkan pengetatan kebijakan di masa depan, padahal sinyal BoC masih sangat berhati-hati. Perkiraan tersebut mendukung narasi bahwa USD/CAD bisa terus menguat secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Pembuat kebijakan menegaskan kesiapan untuk bertindak jika inflasi kembali memerlukan tindakan pengetatan.
Faktor minyak menjadi pendorong utama bagi CAD karena negara tersebut sangat terkait dengan ekspor energi. Penurunan harga minyak menambah tekanan terhadap CAD meskipun permintaan domestik menunjukkan hasil yang beragam. Ini menambah dinamika bahwa pergerakan USD/CAD mungkin lebih dipengaruhi oleh sentimen energi daripada hanya kebijakan moneter saja.
Rilis data konsumen University of Michigan yang mendekat bisa memberi gambaran baru mengenai ekspektasi pasar terhadap kebijakan Fed. Data yang kuat akan meningkatkan kemungkinan jeda pelonggaran atau bahkan pengetatan lebih lanjut. Investor akan menilai hasil survei ini bersamaan dengan data inflasi untuk membentuk ekspektasi jangka pendek.
Secara teknikal, pasangan USD/CAD berada di sekitar level 1,3990 dengan potensi pergerakan yang didorong oleh pergeseran sentimen terhadap risiko global. Jika data AS lebih kuat dari perkiraan, ada peluang pembalikan menuju resistance di sekitar 1,41 atau lebih. Sebaliknya, data yang menunjukkan pelemahan bisa memicu penurunan menuju area 1,39 atau lebih rendah.
Rekomendasi trading praktis bagi trader adalah menjaga rencana dengan risk-reward minimal 1:1,5. Untuk posisi long USD/CAD, penempatan stop loss dekat 1,3950 dan target harga sekitar 1,4120 membantu melindungi modal sambil memberi ruang bagi pergerakan wajar. Selalu sesuaikan ukuran posisi dengan volatilitas pasar dan sesuaikan ekspose terhadap risiko geopolitik yang bisa berubah cepat.