
USD/CAD menguat karena dolar AS tetap menjadi aset safe-haven saat ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat. Pada penulisan ini, pasangan diperdagangkan sekitar 1.4084, menandai rebound kedua berturut-turut. Inflasi di kawasan Kanada juga menjadi sorotan karena data yang lebih lemah memberi tekanan pada pandangan terkait kebijakan moneter Bank Kanada.
Indeks dolar (DXY) terlihat menguat dan berada di sekitar 101.10, mencerminkan permintaan terhadap USD terhadap enam mata uang utama. Sentimen risiko tetap terjaga karena meningkatnya ketegangan regional serta dinamika dagang antara Amerika Serikat dan Kanada yang menciptakan volatilitas lebih lanjut di pasar mata uang.
Selain itu, faktor geopolitik dan kebijakan dagang berperan dalam memperhebat volatilitas. Operan pasar juga memantau perkembangan serangan militer berulang terhadap Iran dan respons negara-negara terkait yang berpotensi mempengaruhi arus modal ke dolar AS.
Di sisi fundamental, data inflasi Kanada yang lebih lemah memberi sinyal BoC dapat menjaga kebijakan tetap dovish, sehingga CAD tertekan dalam beberapa sesi terakhir. Hal ini menambah tekanan pada pasangan meskipun beberapa faktor pendukung seperti reli harga minyak mencoba menahan koreksi lebih dalam.
Harga minyak menguat sebagai rebound tertinggi dalam lebih dari sebulan, dengan WTI berada di sekitar $84.32 per barel. Lonjakan harga minyak berpotensi mendukung CAD terkait eksposisinya terhadap komoditas, meskipun kekuatan USD masih menjadi faktor dominan yang membatasi kenaikan lebih lanjut pasangan ini.
Di sisi dagang, pengumuman tarif 50% terhadap impor Kanada senilai sekitar $20 miliar oleh Presiden AS menambah tekanan pada hubungan bilateral. Ottawa menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran USMCA meski tetap berupaya melanjutkan negosiasi untuk mencapai penyelesaian yang lebih moderat.
Ketegangan geopolitik berlanjut dengan laporan bahwa mediator sedang mengupayakan pertemuan di Pakistan untuk membahas jeda konflik. Sementara itu, laporan Reuters menyiratkan adanya tawaran gencatan senjata sekitar 10 hari guna mencoba membawa kembali kesepakatan terakhir ke jalurnya.