USD/CAD menguat untuk hari ketiga berturut-turut didorong oleh gabungan faktor fundamental. Kekhawatiran inflasi menimbang ekspektasi pemotongan suku bunga Fed, sehingga dolar AS tetap menjadi penopang utama di pasar. Sementara itu, harga minyak yang lebih tinggi memberi dampak pada Loonie karena Kanada adalah produsen minyak utama. Pergerakan tersebut mencerminkan momentum naik yang berlanjut seiring investor menimbang rilis data penting dari kedua negara.
Investors menantikan data Personal Consumption Expenditures (PCE) sebagai gauge inflasi favorit Fed. Reaksi pasar terhadap data PCE diperkirakan bersifat sementara jika data lainnya tidak mengkonfirmasi tren inflasi yang lebih tinggi. Pemantauan terhadap Durable Goods Orders, JOLTS, dan indeks sentimen konsumen Michigan juga diperkirakan memicu volatilitas bagi USD/CAD, sementara laporan tenaga kerja bulanan Kanada bisa menambah peluang trading jangka pendek saat sesi Amerika Serikat berlangsung.
Selain itu, kekhawatiran gangguan pasokan dapat mendukung harga minyak dan membebani Loonie. Sementara itu, dolar AS kembali mendekati level tertinggi sejak akhir Januari karena pasar menakar berkurangnya ekspektasi terhadap pemotongan suku bunga Fed. Arah pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada keluaran data AS dan Kanada yang dirilis pekan ini.
Secara teknis, USD/CAD diperdagangkan di atas kisaran 1.3600 dan telah menyentuh top mingguan baru pada sesi Eropa, menandakan kekuatan dolar relatif terhadap CAD. Momentum kenaikan masih terlihat kuat meskipun ada risiko koreksi akibat pergerakan harga minyak dan faktor teknis pasar lain. Harga di wilayah ini menunjukkan bahwa pembeli mendominasi pasar hingga penutupan sesi Asia, dengan fokus pada level resistance yang lebih tinggi.
Analisis teknikal juga menunjukkan bahwa pergerakan harga bisa berlanjut jika data AS memperkuat cerita inflasi yang lebih tinggi. Dukungan teknis berada di sekitar 1.3600 dan area sekitar 1.3550 jika terjadi penurunan signifikan. Sisi minyak tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi Loonie, sehingga volatilitas minyak bisa memicu perubahan arah di pasangan ini.
Rencana perdagangan yang direkomendasikan adalah masuk long di sekitar level saat ini dengan target sekitar 1.3790 dan stop di sekitar 1.3600. Dengan open sekitar 1.3650, rasio risiko-imbalan lebih dari 1:1.5 diharapkan terwujud seiring volatilitas pasar. Tetap perhatikan rilis data ekonomi utama dan kelola ukuran posisi sesuai toleransi risiko.