
Nilai USD/CAD bergerak mantap sementara dolar AS menunjukkan stabilitas menjelang pembaruan mengenai negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran. Karena teks kesepakatan resmi belum dirilis, beberapa perusahaan pelayaran besar menunda penyusunan ulang rute kapal melalui jalur strategis hingga transparansi penuh terwujud.
Pasar juga menanti langkah The Federal Reserve yang diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50% hingga 3,75% pada pertemuan kebijakan mendatang. Investor menunggu konferensi pers untuk petunjuk bagaimana arahan kepemimpinan baru di bank sentral akan membentuk kebijakan di era berikutnya.
Sementara itu, adanya klaim bahwa memorandum kesepahaman telah ditandatangani untuk membuka kembali jalur perdagangan melalui Selat Hormuz menambah kehati-hatian pasar meski teks resmi belum dirilis. Beberapa media melaporkan bahwa Trump menyatakan MoU telah ditandatangani, namun pasar tetap skeptis hingga teksnya dipublikasikan.
GBP/USD melemah dari level tertinggi kemarin dan diperdagangkan di sekitar 1,3400 saat jam Asia membuka, mencerminkan dominasi dolar AS yang didorong oleh kehati-hatian pasar terkait perkembangan Iran-AS dan dinamika makro global.
Investors menantikan pekan data Inggris yang padat, meliputi inflasi, pasar kerja, dan penjualan ritel, sejalan dengan keputusan tingkat suku bunga Bank of England. Sorotan juga tertuju pada by-election Makerfield yang menambah nuansa politik di balik pergerakan mata uang secara keseluruhan.
Meski berita kemitraan sementara antara AS dan Iran memberi sentimen positif, pasar tetap menunggu arahan kebijakan BoE dan respons data ekonomi. Volatilitas GBP/USD diperkirakan tetap tinggi menjelang pembacaan data Inggris dan pernyataan pejabat bank sentral yang dapat membentuk arah pasar ke depan.
Disampaikan oleh Cetro Trading Insight