
Pergerakan USD/CAD mencerminkan perubahan sentimen pasar global. Indikator bahwa ketegangan di Timur Tengah mulai mereda dan risiko geopolitik berkurang mendorong dolar AS melemah terhadap banyak mata uang utama. Dalam konteks ini, analis dari Cetro Trading Insight mencatat bahwa fokus pasar beralih ke data ekonomi dan kebijakan moneter yang dapat membatasi volatilitas jangka pendek.
Pada jam perdagangan Asia hari ini, USD/CAD diperdagangkan sekitar 1.3660. Penurunan tersebut terjadi seiring dolar AS melemah sementara sentimen pasar membaik didorong oleh deeskalasi konflik dan komentar yang menenangkan dari pejabat terkait perjanjian gencatan senjata.
CAD adalah mata uang komoditas yang sensitif terhadap fluktuasi harga minyak. Pergerakan harga minyak mempengaruhi prospek neraca perdagangan Kanada dan arus modal. Karena Kanada adalah eksportir minyak utama ke Amerika Serikat, perubahan harga minyak dapat menambah atau mengurangi tekanan pada CAD dalam beberapa sesi perdagangan.
Harga minyak mentah turun setelah beberapa sesi kenaikan, dengan WTI mendekati level sekitar $92.70 per barel saat ini. Penurunan harga minyak datang setelah tanda-tanda pelonggaran ketegangan AS–Iran mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan.
Kondisi geopolitis yang lebih tenang mengurangi risiko gangguan pasokan minyak, sehingga sentimen terhadap minyak melemah. Namun, pasar mencatat bahwa awalnya harga minyak sempat menguat ketika insiden kekerasan baru antara AS dan Iran meningkat, sebelum kembali turun.
Korelasi antara minyak dan CAD tetap menjadi faktor utama bagi pergerakan pasangan ini. Penurunan harga minyak cenderung membatasi potensi loncatan CAD lebih lanjut meskipun dolar AS melemah, sehingga dinamika pasangan ini tetap sulit diprediksi dalam perdagangan mendatang.
Arah kebijakan Bank of Canada (BoC) dipandang lebih dovish oleh pasar, dengan fokus pada menjaga pertumbuhan ekonomi sambil menjaga inflasi tetap terkendali. Sinyal yang ada menekankan kehati-hatian kebijakan meskipun data pekerjaan dan pertumbuhan menunjukkan dinamika yang berfluktuasi.
Data Produk Domestik Bruto Kanada akhir-akhir ini menunjukkan perlambatan setelah konflik meningkat, yang menambah tekanan bagi kebijakan moneter untuk menyeimbangkan antara ekspansi ekonomi dan inflasi.
Menjelang data pekerjaan Kanada yang direncanakan dirilis pada hari Jumat, para ekonom memperkirakan penambahan sekitar 15.000 pekerjaan di bulan April, dengan tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 6,7 persen. Hasil data tersebut dapat menawarkan petunjuk tambahan bagi arah kebijakan BoC dan potensi pergerakan USD/CAD.