USD/CAD Tertekan Akibat Minyak Menguat dan Kebijakan BoC-Fed: Sinyal Jual untuk Jangka Pendek

USD/CAD Tertekan Akibat Minyak Menguat dan Kebijakan BoC-Fed: Sinyal Jual untuk Jangka Pendek

Signal USD/CADSELL
Open1.354
TP1.345
SL1.360
trading sekarang

USD/CAD melemah untuk hari ketiga berturut-turut didorong oleh kombinasi faktor makro dan kebijakan. Rasio antara risiko geopolitik, ekspektasi penurunan suku bunga, dan dinamika impor-ekspor membuat banyak pelaku pasar menilai arah pasangan ini secara negatif. Di saat yang sama, kenaikan harga minyak memberikan dukungan bagi mata uang Kanada yang terkait dengan komoditas tersebut. Kebijakan netral Bank of Canada (BoC) menambah kestabilan pada jalur penurunan bagi USD/CAD dalam kerangka jangka pendek.

Indeks dolar AS tampak tertekan karena pasar menilai potensi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada 2026, sementara kekhawatiran mengenai independensi kebijakan bank sentral AS menambah volatilitas. Kondisi ini membentuk kombinasi risiko yang cenderung membatasi pergerakan naik bagi Greenback. Secara umum, sentimen pasar menunjukkan tekanan bearish pada USD terhadap pasangan ini.

Pedagang juga menantikan rilis data pekerjaan AS yang biasa dirilis tiap minggu, yang diperkirakan dapat memicu perubahan permintaan USD. Sinyal-sinyal baru dari data tersebut akan menjadi konfirmasi arah pergerakan jangka pendek, khususnya ketika data menunjukkan nada yang lebih lemah dari ekspektasi. Secara keseluruhan, latar belakang fundamental mendukung skenario penurunan untuk USD/CAD dalam beberapa sesi ke depan.

Harga minyak mentah naik ke level tertinggi empat bulan akibat meningkatnya risiko geopolitik dan pembelian dari China yang berlanjut. Kenaikan ini menjadi faktor utama yang memberi dukungan kepada CAD karena keterkaitan kuat antara CAD dengan pasar komoditas. Kondisi ini membantu menjaga tekanan turun pada USD/CAD karena Loonie mendapat dorongan dari kenaikan harga energi global.

Selain itu, penurunan persediaan Minyak mentah AS secara mengejutkan menambah optimisme atas kelangkaan pasokan di pasar internasional. Pasar menjadi lebih optimis terhadap kemampuan minyak untuk tetap menjaga level tinggi, yang pada akhirnya memperkuat korelasi positif CAD terhadap dinamika energi. Hal ini membuat pergerakan USD/CAD cenderung terbatas ketika tetap di bawah tekanan akibat faktor kunci lainnya.

Faktor fundamental ini memperkuat narasi bahwa pergerakan USD/CAD dalam jangka pendek lebih mungkin bergerak ke arah bawah. Meskipun ada risiko geopolitik dan variasi kebijakan moneter yang dapat menggeser arah, pasar tampaknya menilai bahwa tekanan terhadap USD tetap dominan. Trader perlu memperhatikan pernyataan kebijakan BoC dan pernyataan terkait arah Fed sebagai penentu tambahan bagi arah pasangan.

Konteks Teknis, Rencana Trading, dan Proyeksi

Secara teknis, USD/CAD diperdagangkan di sekitar wilayah 1,3535–1,3540, menunjukkan dominasi tekanan jual pada sesi Asia. Level ini sekarang berfungsi sebagai patokan untuk menilai apakah pasangan akan melanjutkan tren turun atau memicu pembalikan teknis yang terbatas. Faktor fundamental yang cenderung melemahkan USD memperkuat potensi penurunan jangka pendek.

Rencana trading yang rasional adalah memosisikan diri untuk potensi penurunan lebih lanjut dengan stop loss di sekitar 1,3600 dan target profit di sekitar 1,3450. Struktur risiko-imbalan diangka tersebut sejalan dengan narasi negatif jangka pendek karena pasar menilai bahwa tekanan terhadap USD akan berlanjut. Perubahan data ekonomi dan kejutan geopolitik tetap menjadi faktor yang perlu dikelola dengan cermat.

Singkatnya, sinyal utama dari analisis ini adalah rekomendasi jual pada pasangan USD/CAD dengan manajemen risiko yang wajar. Jika harga menembus support utama secara konsisten di bawah 1,3500, maka ekspektasi TP bisa diupdate untuk memperhitungkan volatilitas pasar. Disarankan bagi trader untuk tetap mengikuti rilis data ekonomi terbaru dan menyesuaikan level take-profit serta stop-loss sesuai realitas pasar.

broker terbaik indonesia