USD/JPY melemah dari puncak dua minggu didorong BoJ hawkish dan dinamika teknikal yang perlu diamati

USD/JPY melemah dari puncak dua minggu didorong BoJ hawkish dan dinamika teknikal yang perlu diamati

trading sekarang

USD/JPY tampak mundur dari level tertinggi dua minggu setelah munculnya kombinasi faktor fundamental yang menekan pasangan mata uang tersebut. Perkembangan ini mencerminkan tekanan dari dinamika pasar yang lebih berhati-hati saat ini. Pasar juga tetap terpengaruh oleh sentimen risiko global yang cenderung defensif pada saat ini.

Komentar hawkish dari para pejabat Bank of Japan meningkatkan ekspektasi bahwa kebijakan moneter bisa menjadi lebih ketat di masa depan, sehingga mendukung sisi yen saat ini. Sentimen ini memberikan dukungan terhadap yen Jepang meskipun USD secara umum sedang menghadapi tekanan dari berbagai faktor. Akibatnya, pergerakan USD/JPY agak terbatas meskipun ada dorongan arah di beberapa lini berita kebijakan.

Sementara itu, permintaan yen sebagai aset aman meningkat karena risiko geopolitik dan ketidakpastian perdagangan global. Ketidakpastian terkait negosiasi dan dinamika geopolitik menambah daya tarik yen sebagai pelindung risiko di pasar. Di samping itu, pelemahan moderat pada dolar AS turut memberi ruang bagi yen untuk menguat secara terbatas terhadap dolar.

Laporan ini dipersekahkan oleh Cetro Trading Insight, media analisa pasar yang berfokus pada interpretasi data pasar untuk pembaca awam maupun profesional.

Secara teknis, penurunan intraday berhenti di sekitar 155.75, area yang menggabungkan SMA 200 pada grafik 4 jam dan level retracement 23.6% dari pergerakan 152.34-156.85. Konfluensi ini menjadi fokus utama bagi trader karena menandakan titik pivot yang penting untuk arah jangka pendek.

Jika harga menembus secara tegas di bawah 155.75, aliran selling bisa menguat dan membuka jalan menuju level retracement berikutnya. Analis teknikal memperhatikan bahwa pelaku pasar akan menguji area 155.15 (38.2% retracement) dan 154.60 (50% retracement) jika tekanan jual berlanjut, dengan potensi penurunan lebih lanjut menuju 154.06 (61.8%).

RSI berada di sekitar 55, menunjukkan momentum positif namun tidak terlalu overbought, sedangkan MACD berada tepat di atas garis sinyal dan mendekati posisi nol, mengindikasikan bahwa tren naik saat ini masih lemah dan peluang untuk arah lebih besar masih terbatas. Kondisi ini mendorong kehati-hatian bagi pelaku pasar sebelum menargetkan posisi besar dalam jangka pendek.

Implikasi Perdagangan dan Rekomendasi Risiko

Kondisi ini menuntut kehati-hatian bagi trader yang ingin mengambil posisi besar karena sinyalnya tidak jelas dan konfirmasi lebih lanjut diperlukan. Pasar tampaknya membutuhkan konfirmasi dari pergerakan harga yang menembus level kunci untuk menghindari sinyal palsu yang dapat muncul di tengah volatilitas geopolitik dan data teknikal.

Para pelaku pasar dapat mengamati konfluensi support di sekitar 155.15 dan 154.60 sebagai area potensi pembalikan, sambil mengikuti berita fundamental yang bisa memicu volatilitas lebih lanjut. Penyesuaian posisi sebaiknya dilakukan secara bertahap, dengan fokus pada manajemen risiko dan penguatan konfirmasi teknikal sebelum mengambil langkah besar.

Laporan ini dipersembahkan oleh Cetro Trading Insight dan tidak dimaksudkan sebagai saran investasi spesifik. Konten ini menekankan pentingnya evaluasi risiko pribadi; jika mengikuti pendekatan risk-reward, preferensi umum adalah minimal 1:1.5 sebelum membuka posisi, dengan menunggu konfirmasi teknikal yang meyakinkan.

broker terbaik indonesia