USD/JPY Menguat Menuju Tertinggi Dua Minggu Didukung Data Ritel AS dan Kebijakan Fed

USD/JPY Menguat Menuju Tertinggi Dua Minggu Didukung Data Ritel AS dan Kebijakan Fed

Signal USD/JPYBUY
Open158.340
TP158.790
SL158.080
trading sekarang

Data ritel AS April naik 0,5%, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan suku bunga lebih lama. Pertumbuhan konsumsi menunjukkan dinamika ekonomi yang relatif tahan terhadap biaya pinjaman yang tinggi dan tekanan inflasi. Pasar merespons dengan optimisme terhadap arah kebijakan moneter yang lebih hawkish.

Lebih lanjut, lonjakan imbal hasil Treasuries mendukung penguatan dolar yang telah terlihat sepanjang minggu ini. Peningkatan permintaan aset AS meningkatkan daya tarik USD terhadap mata uang utama, termasuk yen. Para analis menilai bahwa jalur kebijakan yang lebih ketat dapat terus menopang sentimen bullish pada USD/JPY.

Sementara itu, pengunduran diri penasihat ekonomi Gedung Putih menambah ketidakpastian arah kebijakan. Langkah ini meningkatkan spekulasi tentang bagaimana Fed dan kebijakan fiskal akan bergerak ke depan. Secara umum, dinamika data dan faktor politik dapat menjaga volatilitas pasangan USD/JPY pada kisaran saat ini.

Dari sisi teknis, USD/JPY diperdagangkan sekitar 158,34 pada kerangka empat jam dengan nada bullish jangka pendek. Harga berada di atas SMA 20 periode (157,72) dan SMA 100 periode (158,00), memperkuat bias naik. Namun berada di dekat zona resistance sekitar 158,35–158,39 yang bisa menahan dorongan jika tidak ada pelepasan.

RSI berada mendekati 71, menandakan kondisi overbought yang bisa memperlambat pergerakan, meski momentum tetap positif. Jika harga mampu menembus ke atas 158,39, target berikutnya bisa berada di sekitar 158,60–158,79 tergantung dinamika pasar.

Di sisi bawah, dukungan awal terlihat di 158,08, diikuti 158,00 dan 157,72. Titik bawah lebih kuat berada di 157,31 jika koreksi berlanjut. Secara keseluruhan, pola teknis menunjukkan peluang breakout di atas 158,39 atau koreksi ke area sekitar 157,31.

Pertemuan antara Trump dan Xi Jinping digambarkan 'good' oleh pejabat Gedung Putih, meningkatkan optimisme soal kerja sama ekonomi dan perdagangan. Kedua pemimpin membahas langkah untuk menjaga jalur Hormuz tetap terbuka dan menekankan pentingnya kerja sama lintas batas. Sentimen ini mendorong pergerakan dolar terhadap yen meskipun dinamika pasar berisiko.

Berita politik menambah konteks terhadap pergerakan mata uang berisiko, karena kebijakan fiskal dan tekanan geopolitik menjadi faktor utama dalam aliran modal. Pasar menilai risiko global lebih luas, yang dapat memicu fluktuasi pada pasangan mata uang utama termasuk USDJPY. Investor tetap memonitor setiap perkembangan kebijakan moneter dan data ekonomi untuk menemukan peluang.

Secara keseluruhan, USD/JPY menunjukkan tren bullish jangka pendek dengan peluang untuk menembus resistance utama jika data ekonomi tetap kuat. Sinyal teknis sejalan dengan momentum fundamental yang mendukung kenaikan, sambil menjaga risiko koreksi jika tekanan jual meningkat. Rekomendasi perdagangan mengarah pada potensi breakout di atas 158,39 dengan manajemen risiko memadai.

banner footer