USD/JPY Menuju 145 dalam 12 Bulan: BoJ Hawkish dan Revisi Fungsi Takaichi Trade

USD/JPY Menuju 145 dalam 12 Bulan: BoJ Hawkish dan Revisi Fungsi Takaichi Trade

Signal USD/JPYSELL
Open149.110
TP145.000
SL151.500
trading sekarang

Rabobank melalui Senior FX Strategist Jane Foley menilai bahwa asumsi sebelumnya mengenai sikap fiskal dan moneter Pemerintahan Takaichi sedang direvisi. Revisi ini mengurangi tekanan bagi Bank of Japan untuk mempertahankan kebijakan ultra-dovish. Perubahan ini menjadi bagian dari dinamika yang mempengaruhi arah USDJPY secara lebih luas.

Selain itu, imbal hasil JGB yang meningkat, permintaan asing yang menguat, dan ekspektasi adanya kenaikan suku bunga BoJ lebih lanjut mendukung proyeksi bahwa pasangan mata uang ini akan bergerak menuju area yang lebih rendah bagi dolar terhadap yen. Rabobank mempertahankan proyeksi USD/JPY 12 bulan di sekitar 145, dengan alasan bahwa faktor-faktor kebijakan serta dinamika pasar akan menggiring kurs ke level tersebut. Analisis ini telah menjadi panduan bagi investor institusional.

Dari tahun lalu hingga saat ini, pasar tampaknya menilai ulang asumsi di balik perdagangan yang terkait dengan Takaichi. Kebijakan BoJ sudah menyesuaikan kerangka kerja sejak Maret 2024 dan memprioritaskan peran suku bunga jangka pendek. Hal ini menambah tekanan pada USDJPY untuk kembali mendekati 145 dalam proyeksi jangka panjang.

Perubahan kerangka kebijakan BoJ sejak Maret 2024 menandai transisi fokus utama pada suku bunga jangka pendek sebagai alat kebijakan utama. Sementara itu, hasil normalisasi neraca dan pergerakan imbal hasil jangka panjang dipandu oleh pasar. Pasar juga memantau bagaimana kebijakan terbaru akan mempengaruhi aliran modal serta struktur carry trade yang selama ini menjadi bagian dari dinamika USDJPY.

Ketika Takaichi meraih dukungan partai LDP, ada ekspektasi bahwa BoJ akan menahan kenaikan suku bunga. Namun kenyataannya, pejabat BoJ termasuk Gubernur Ueda telah menunjukkan sikap hawkish, mengubah dinamika pasar. Pasar kini tampak siap meninjau kembali asumsi yang mendasari trade tersebut, sehingga prospek untuk yen lebih kuat dalam jangka menengah.

Faktor-faktor kebijakan dan perilaku pasar membentuk lanskap USDJPY yang lebih menantang bagi dolar AS. Dengan langkah BoJ yang lebih terarah pada penentuan tingkat imbal hasil melalui pasar, proyeksi jangka menengah menuju 145 semakin relevan. Ini membuka peluang bagi trader untuk mempertimbangkan arah turun USDJPY dalam kerangka investasi jangka panjang.

Analisis ini menghasilkan sinyal trading yang jelas meskipun bersifat fundamental. Berdasarkan rekomendasi Rabobank dan dinamika pasar, peluang sell pada USDJPY terlihat lebih menonjol dengan target sekitar 145 dalam 12 bulan. Entry bisa ditempatkan mendekati harga pasar saat ini, dengan fokus pada manajemen risiko yang ketat.

Status risk-reward minimal 1:1.5 dipertahankan, sehingga jarak antara entry dan target serta stop loss perlu seimbang. Sebagai contoh, jika open berada di 149.11, target 145, stop loss bisa di sekitar 151.50 untuk menjaga rasio risiko 1:1.72. Perlu diingat bahwa proyeksi 12 bulan bersifat opini pasar dan bisa berubah seiring perkembangan kebijakan.

Artikel ini diproduksi oleh Cetro Trading Insight, bagian dari media Cetro dengan fokus analisis pasar dan ekonomi. Pembaca dihimbau untuk melakukan pengecekan ulang data harga terbaru sebelum membuka posisi. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak merupakan rekomendasi investasi tunggal.

broker terbaik indonesia