USD/JPY Stabil di 157,00 Didukung Prospek Mingguan 1,5% Pasca Kemenangan LDP dan Data Tenaga Kerja AS Lemah

USD/JPY Stabil di 157,00 Didukung Prospek Mingguan 1,5% Pasca Kemenangan LDP dan Data Tenaga Kerja AS Lemah

Signal USD/JPYBUY
Open157.000
TP158.500
SL156.250
trading sekarang

USD/JPY diperdagangkan di sekitar 157,00 pada sesi perdagangan Jumat, setelah rebound dari posisi terendah 156,45. Pergerakan ini menandai pembalikan momentum yang terlihat menjelang akhir minggu. Tim analisis Cetro Trading Insight mencatat bahwa dinamika pasar masih dipengaruhi sentimen risiko global yang terjaga.

Kinerja mingguan pasangan ini diproyeksikan menjadi yang terkuat sejak Oktober, menunjukkan minat beli yang tetap kuat meski volatilitas relatif rendah. Secara teknikal, harga menunjukkan peluang kelanjutan tren jika dukungan di 157,0 bertahan. Para pelaku pasar memantau pergerakan di atas level tersebut sebagai sinyal arus masuk yang lebih besar.

Level kunci 157,0 berfungsi sebagai penentu arah jangka pendek, dan jika harga menembus ke atas, target berikutnya bisa berada di sekitar 158,5. Skenario ini selaras dengan dukungan kebijakan moneter AS dan tekanan terhadap Yen. Di sisi risiko, perubahan kebijakan baru atau kejutan berita bisa mengubah prospek teknikal secara cepat.

Laporan dari Kyodo News menunjukkan bahwa Partai Demokrat Liberal (LDP) berpotensi memenangkan mayoritas besar di parlemen Jepang, memberi Perdana Menteri mandat untuk menerapkan kebijakan fiskal ekspansif. Dalam konteks ini, Yen berpotensi melemah lebih lanjut terhadap mata uang utama. Cetro Trading Insight mencatat bahwa pasar menilai peluang kebijakan fiskal lebih ekspansif sebagai faktor utama untuk arah dolar terhadap yen.

Jika LDP memenangkan mayoritas, Perdana Menteri bisa memerintah tanpa koalisi, menambah kepastian bagi pelaku pasar. Kebijakan fiskal ekspansif cenderung menambah beban utang publik dan bisa menekan yen dalam jangka menengah. Investor menilai implikasi fiskal terhadap nilai tukar dan spread obligasi pemerintah Jepang.

Perkembangan ini menambah tekanan bagi Yen dan dapat meningkatkan volatilitas USD/JPY jika aliran modal global bergerak ke dolar sebagai tempat parkir risiko. Harga bisa bereaksi lebih besar terhadap berita kebijakan fiskal Jepang yang baru. Analisis teknikal juga mencatat potensi perubahan tempo pergerakan di tengah dinamika politik.

Fokus AS: Data Tenaga Kerja dan Risiko Kebijakan Moneter

Di sisi AS, data tenaga kerja yang mengecewakan mengalihkan fokus kembali ke Federal Reserve. Klaim pengangguran lebih tinggi dari ekspektasi dan hasil JOLTS menunjukkan posisi ketenangan pasar kerja yang melemah. ADP juga melaporkan penurunan netto penciptaan kerja bulan Januari.

Penundaan laporan Nonfarm Payrolls karena penutupan pemerintah menambah unsur ketidakpastian bagi pelaku pasar. Investor meningkatkan ekspektasi terhadap pemotongan suku bunga lebih lanjut dalam beberapa bulan ke depan. Dinamika ini bisa menguatkan dolar terhadap Yen jika kebijakan moneter AS menjadi lebih agresif daripada Jepang.

Indeks Sentimen Konsumen Michigan diperkirakan turun, menambah tekanan pada prospek ekonomi AS. Gubernur The Fed, Philip Jefferson, kemungkinan memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan setelah rilis data minggu ini. Pasar menunggu konfirmasi arah kebijakan untuk memperkirakan pergerakan USD/JPY.

broker terbaik indonesia