USD/JPY berada di sekitar 160 menjelang tenggat Iran yang ditetapkan oleh Presiden AS, Donald Trump. Pasar menantikan kejelasan posisi kebijakan terkait Hormuz dan dampaknya terhadap likuiditas global. Ketegangan geopolitik semacam ini menambah volatilitas pada pasangan mata uang utama dan menahan tren jangka menengah ke arah manapun. Dalam laporan kami, dinamika ini tetap menjadi fokus utama para pelaku pasar.
Menurut laporan Cetro Trading Insight, para pelaku pasar bersikap waspada dan menunda langkah besar sampai ada sinyal jelas mengenai arah kebijakan terkait Iran. Ancaman yang disampaikan Gedung Putih terhadap infrastruktur Iran meningkatkan risiko aksi balasan dan eskalasi konflik. Hal ini memunculkan permintaan terhadap perlindungan modal di antara investor sambil mempertimbangkan peluang di aset safe-haven maupun mata uang utama.
Di sisi lain, laporan ekonomi Jepang menunjukkan belanja rumah tangga Februari turun 1,7% YoY, lebih buruk dari ekspektasi 0,7%. Data ini menambah tekanan terhadap BoJ dan mendorong pedagang untuk merevisi pandangan terkait jalur kebijakan. Sementara perhatian pasar diarahkan pada FOMC minutes dan CPI AS, yang dapat jadi katalis pergerakan dolar terhadap yen.
Secara teknikal, USD/JPY diperdagangkan mendekati level 160 dengan bias jangka pendek sedikit bullish. Harga berada di atas moving average 20 hari yang sedang naik dan terus berada di bagian atas kanal kenaikan, menandai momentum yang berpotensi berlanjut. Kendati ada ketidakpastian geopolitik, pola harga menunjukkan peluang rebound menuju level resistance terdekat.
RSI berada di sekitar 58, berada di atas level 50, yang mengindikasikan momentum pembelian masih kuat. Support terdekat terletak di sekitar 158,40 pada bagian bawah kanal, sementara resistance di sekitar 160,90 di bagian atas kanal. Jika harga mampu menembus 160,90 dan ditutup di atasnya, skenario bullish menuju 162,00 menjadi lebih mungkin.
Rekomendasi perdagangan berdasarkan analisis teknikal saat ini adalah membuka posisi beli di sekitar level 160,00. Target harga berada di sekitar 162,00, sementara stop di sekitar 159,00 untuk menjaga rasio risiko-imbalan di atas 1:1,5. Namun, pergerakan harga di luar level kunci bisa mengubah potensi breakout dan menuntun tren ke jalur lain.