USD/JPY melemah terhadap Yen di tengah pelemahan dolar AS secara luas dan volume perdagangan yang rendah karena libur Paskah. Pasangan ini turun mencapai sekitar 159,40 pada awal sesi Eropa, mencerminkan respons pasar terhadap berita-berita geopolitik global. Perdagangan yang ringan membuat arah harga lebih sensitif terhadap rilis berita baru.
Hopes of a ceasefire in Iran memberikan cahaya optimisme bagi pasar. Informasi mengenai kerangka rencana mengakhiri permusuhan telah memberikan pandangan positif meskipun belum ada kepastian penuh. Laporan ini disampaikan oleh Cetro Trading Insight.
Kekhawatiran mengenai potensi intervensi Yen di level 160,00 membuat para pelaku pasar berhati-hati. Intervensi tersebut dianggap sebagai langkah kebijakan, sehingga penjual Yen tetap menjaga posisi mereka meski tekanan turun. Arah jangka pendek tetap terjaga di wilayah campuran karena sentimen pasar yang rapuh.
Secara teknis, pergerakan USDJPY terlihat terkendali dengan penurunan yang terbatas. Level kunci dikisaran 159,35–159,40 menjadi fokus utama bagi pelaku pasar saat sesi Eropa dimulai. Kondisi volume rendah menambah tantangan untuk melihat konfirmasi arah jangka pendek.
Data Nonfarm Payrolls (NFP) AS menunjukkan kenaikan sekitar 178 ribu pekerjaan pada Maret, jauh di atas ekspektasi pasar. Meski data tersebut menambah dukungan untuk dolar secara umum, pelaku pasar tetap waspada karena gambaran pekerjaan agregat relatif beragam. Hal ini memicu kehati-hatian atas dampak kebijakan moneter dan dinamika nilai tukar.
Cermati bahwa tren pekerjaan secara kumulatif hampir sama dengan Maret 2025, sementara perang Iran yang berkepanjangan menambah risiko bagi tenaga kerja dan siklus ekonomi. Di sisi lain, peningkatan harga minyak menambah tekanan pada Yen sebagai aset safe-haven. Pasar tetap menunggu pembaruan berita yang dapat mengubah sentimen perdagangan.
Para trader perlu memantau respons yen terhadap level 160,00 karena level ini kerap dipandang sebagai garis sand. Kebijakan fiskal Jepang terhadap pelemahan Yen menjadi topik penting jika tekanan harga semakin kuat. Ketidakpastian regional menambah volatilitas dan menantang arah pasar secara jelas.
Hubungan antara harga minyak yang lebih tinggi dan gejolak regional menambah variabel pada pergerakan USDJPY. Dengan volume perdagangan rendah, sinyal teknikal menjadi kurang terkonfirmasi sehingga risk management menjadi prioritas. Investor disarankan menyiapkan rencana risiko yang jelas dan fleksibel.
Karena dominan faktor fundamental atas peluang trading, tidak ada sinyal entri yang tegas saat ini. Oleh karena itu, disarankan untuk menunda entri berisiko dan menunggu konfirmasi dari pergerakan harga atau data ekonomi berikutnya. Tetap waspada terhadap fluktuasi 159,20–159,60 dan potensi pembalikan di sekitar 160,00.