
Indeks Dolar rebound setelah tiga sesi penurunan, diperdagangkan mendekati 101.40 menjelang rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk Juni. Pasar menilai bagaimana data pekerjaan ini akan mempengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan moneter Federal Reserve. Investor tetap berhati-hati karena angka NFP berfungsi sebagai tolok ukur utama bagi arah kebijakan Fed.
Konsensus memperkirakan penambahan sekitar 110 ribu pekerjaan pada Juni, lebih rendah dari 172 ribu bulan sebelumnya. Tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 4.3 persen, menambah kejelasan pada laju pertumbuhan tenaga kerja. Menurut CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga setidaknya satu kali tahun ini berada di sekitar 80 persen.
Data JOLTS untuk Mei diperkirakan menunjukkan pembukaan pekerjaan sekitar 7,3 juta, turun dari 7,618 juta pada April. Penurunan permintaan tenaga kerja ini mungkin menambah tekanan pada kebijakan moneter, meskipun data pekerjaan secara keseluruhan masih positif. Pasar akan menilai sinyal ini bersamaan dengan perkembangan NFP untuk membentuk ekspektasi kebijakan jangka pendek.
Dolar index berada sekitar 101.41, dengan bias jangka pendek bullish karena harga bertahan di atas EMA 20 hari di 100.56. Struktur ini menandakan momentum positif jangka pendek meskipun isu teknikal menandakan area konsolidasi. Pergerakan harga memiliki potensi lanjut jika momentum tetap terjaga.
RSI berada di 67.83, mendekati wilayah overbought, menunjukkan kekuatan bullish tetapi juga potensi koreksi jika tekanan beli menguat terlalu cepat. Penembusan kunci di 100.56 akan meneguhkan arah naik, sementara penolakan di 102.00 dapat membatasi laju kenaikan. Saat ini, target teknikal terdekat berada di sekitar 102.00 hingga 103.00 jika breakout terjadi.
Resistance utama berada di sekitar 102.00; jika tersentuh dan ditembus, dolar bisa melanjutkan ke 103.00. Support terdekat berada di 100.56, yang menjaga bias positif tetap utuh. Analisis teknikal ini membantu trader menilai peluang breakout sambil menempatkan stop terkait risiko.
Dengan kombinasi faktor makro dan sinyal teknikal yang mendukung, investor bisa mempertimbangkan posisi long pada DXY jika terjadi konfirmasi breakout di 102.00. Penembusan level ini dapat mengambah potensi kenaikan menuju 103.00. Skenario alternative melibatkan retracement terhadap 100.56 jika gagal menembus 102.00.
Sinyal trading yang diusulkan adalah buy dengan open sekitar 101.41, tp 103.00, dan sl 100.70, menawarkan risiko-imbalan lebih dari 1:1.5. Perlu diingat bahwa RSI mendekati jenuh beli, sehingga diperlukan manajemen risiko ketat dan penempatan trailing stop jika pasar berlanjut.
Jika harga gagal menembus 102.00, skenario koreksi bisa membawa DXY menuju 100.56 atau lebih rendah, sehingga trader perlu memantau berita ekonomi dan kebijakan Fed. Pasar juga bisa bereaksi terhadap perubahan ekspektasi NFP atau komentar pejabat Fed. Strategi alternatif bisa menanti koreksi sebelum mempertimbangkan posisi long.