USD/MXN bergerak naik mendekati 1% didorong oleh permintaan perlindungan terhadap risiko. Pasangan ini diperdagangkan sekitar 17.72 pada penulisan, menandai pergerakan signifikan dari level sebelumnya. Sinyal sentimen pasar menunjukkan bahwa risiko geopolitik meningkatkan dominasi dolar AS.
Secara teknikal, pola perdagangan menunjukkan tren turun dengan higher-lows dan lower-lows. Break pada garis tren resistance yang berasal dari tertinggi sekitar April 2025 (sekitar 21.07) menambah spekulasi akan ada koreksi naik. RSI menunjukkan momentum bullish setelah berada di bawah level netral sejak akhir 2025, menandakan peluang pelemahan dalam tekanan penurunan berlanjut.
Untuk strategi trading, skenario bearish tampak lebih kuat kecuali harga bisa menembus 18.00. Level kunci ke atas mencakup 18.00 dan 18.30 sebagai resistance utama, sementara support terdekat berada di sekitar 17.00. Pemain pasar akan memantau pergerakan 100-day SMA di sekitar 17.90 sebagai konfirmasi arah berikutnya.
Hasil data pekerjaan AS menunjukkan stabilitas klaim pengangguran di angka 213 ribu untuk minggu yang berakhir 28 Februari. Jumlah PHK menurun menjadi sekitar 48.3 ribu pada Februari, dibandingkan Januari yang lebih tinggi. Data tersebut memperlihatkan pasar kerja tetap kuat meskipun ada ketidakpastian ekonomi global.
Pasar juga memangkas ekspektasi pelonggaran Federal Reserve menjadi sekitar 35 basis poin sebelum NFP AS pada hari Jumat. Perubahan ini mengikuti komentar pejabat bank sentral yang mengakui momentum pekerjaan tetap sehat meski inflasi masih membandel. Perubahan harga derivatif menunjukkan sikap hati-hati trader terhadap sinyal kebijakan di sisa tahun.
Berdasarkan data tersebut, kemungkinan Fed tidak akan menambah dua potongan suku bunga tahun ini seperti yang diperkirakan sebelumnya. Analisis pasar dari Cetro Trading Insight menunjukkan bahwa pasar memperkirakan respons kebijakan yang lebih hati-hati. Pasar menilai bahwa data tenaga kerja yang kuat mengurangi peluang pemangkasan ganda dalam waktu dekat.
Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran mendorong para pelaku pasar masuk ke dolar sebagai aset aman. Ketidakpastian di Timur Tengah membuat volatilitas meningkat dan memicu aliran modal ke mata uang utama. USD/MXN pun tertekan segera setelah berita gejolak, dengan fokus investor pada arah dolar.
Peso Meksiko melemah tajam karena keterlibatan pasar keuangan global, sementara para pelaku pasar mencari keamanan di dolar AS. Sinyal sentimen risiko memburuk, dan sirene di beberapa negara Teluk menambah nada tegang pada prospek perekonomian regional. Dokumen dan pernyataan resmi yang terkait Iran juga memainkan peran dalam dinamika pasar mata uang.
Minggu depan para trader menantikan rilis inflasi Meksiko serta laporan Nonfarm Payrolls AS yang dapat menetapkan arah jangka pendek USD/MXN. Analisa teknikal menunjukkan bahwa kebijakan harga tetap bearish kecuali harga mampu menembus 18.00, dengan 17.30 sebagai target keuntungan bagi posisi short. RSI dan moving average menunjukkan dinamika yang mendukung pergeseran tren jika level kunci terlampaui.