
USD/SGD telah bergerak lebih tinggi sejalan dengan penguatan dolar Amerika secara luas dan melemahnya sentimen risiko global. Pergerakannya menunjukkan momentum bullish di kerangka harian. Pasangan ini terakhir terlihat di sekitar 1.2970, menandai area dekat level resistance awal.
Indikator teknikal menunjukkan momentum positif meski RSI berada pada wilayah overbought. Hal ini mengindikasikan potensi lanjutan kenaikan dalam kerangka waktu pendek meski paparan teknikal mulai menumpuk. Trader perlu memantau dinamika harga karena adanya peluang pembalikan jika tekanan jual meningkat.
Dalam grafik harian, USD/SGD tampak berkonsolidasi mendekati ujung atas rentang. Resistance terdekat berada di sekitar 1.2980, dengan potensi menuju 1.3030 jika momentum tetap positif. Support terdekat berada di 1.29 dan level 1.2840/50 menjadi batas bawah dalam tren saat ini.
Rilis CPI Singapura Mei menunjukkan headline inflasi 1.8% YoY dan inflasi inti 1.4% YoY, keduanya lebih rendah dari ekspektasi pasar. Data ini menandakan beban biaya hidup mereda dan mengurangi urgensi untuk kebijakan moneter yang lebih agresif. Pasar melihat ruang bagi MAS untuk bersabar menjelang MPC Juli.
Tekanan biaya domestik mulai menunjukkan penurunan karena pertumbuhan upah jasa yang melambat dan penurunan kondisi tenaga kerja. Kondisi ini mendukung pandangan bahwa MAS bisa menunda pengetatan kebijakan pada pertemuan Juli. Sinyal ini memperkuat skenario stabilitas kebijakan untuk sementara waktu.
Core CPI yang undershooting ekspektasi dan penurunan harga energi global memperkuat argumen bahwa tekanan bagi MAS untuk melakukan pengetatan bisa berkurang. Analis kami menilai bahwa inflasi inti bisa melunak lebih lanjut di 1H27, memberi ruang bagi kebijakan yang lebih longgar. Secara keseluruhan, narasi untuk MAS adalah kemungkinan penundaan kebijakan lebih lanjut jika tren inflasi tetap melunak.
Para ekonom menilai SGD masih relatif resisten terhadap mata uang utama meski yield US Treasury lebih tinggi. Ketahanan SGD didorong oleh perbedaan kebijakan relatif dan kapasitas ekonomi domestik. Pada akhirnya, pergerakan dolar AS baru-baru ini tidak cukup menggerakkan SGD secara drastis.
Jika lingkungan dolar kuat bertahan, USD/SGD berpotensi terdorong lebih tinggi dalam jangka pendek, meski koreksi sesaat tetap mungkin terjadi di wilayah teknikal atas. Trader disarankan menggunakan level 1.2980 dan 1.3030 sebagai acuan risiko. Namun ruang bagi pembalikan juga tetap ada jika sentimen pasar berubah.
Level teknikal utama terlihat di 1.2980 sebagai resistance terdekat dan 1.3030 sebagai target teknikal berikutnya, dengan dukungan di 1.29 dan 1.2840/50. Sinyal fundamental yang mengemuka adalah MAS bisa bersabar, sehingga pergerakan USD/SGD kemungkinan lebih dipengaruhi oleh dinamika dolar ketimbang perubahan kebijakan Singapura. Pelaku pasar disarankan menerapkan rencana manajemen risiko yang ketat mengingat volatilitas yang bisa muncul.