USD/CHF meluncur ke wilayah terendah sejak Agustus 2011, mencerminkan tekanan jual yang luas terhadap dolar AS. Pasangan ini menggeliat turun di tengah dinamika perdagangan global yang penuh ketidakpastian, sambil para investor mencari perlindungan pada franc Swiss. Pergerakan ini menandai perubahan fokus pasar dari dolar menuju aset yang lebih aman.
Langkah kebijakan perdagangan Amerika Serikat menambah beban sentimen risk. Ancaman tarif baru menyorot risiko bagi permintaan global dan menambah tekanan pada USD. Di saat yang sama kabar mengenai potensi intervensi untuk Yen mempercepat pelepasan posisi long dolar di pasar mata uang.
Dolar AS melemah, dengan Indeks Dolar (DXY) turun ke sekitar 96,20, level dekat terendah sejak Februari 2022. Penurunan ini memperjelas bahwa investor mengalihkan perhatian ke faktor fundamental dan geopolitik yang bisa membentuk arah jangka pendek. Fokus utama saat ini adalah bagaimana Federal Reserve akan merespons rilis data dan bagaimana perkiraan ekspektasi ZEW Swiss masuk ke dalam perhitungan pasar.
CHF tetap mendapat dukungan dari sifatnya sebagai safe haven. Arah yang kuat pada CHF dapat mengurangi tekanan pada ekspor Swiss dan meningkatkan kekhawatiran bagi kebijakan harga di SNB. Dalam konteks ini bank sentral Swiss perlu menimbang kemungkinan intervensi atau peninjauan kebijakan suku bunga.
Investors memusatkan perhatian pada keputusan The Fed yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Meskipun banyak analis memperkirakan kebijakan tidak berubah, nada pidato Ketua Powell dapat menggeser ekspektasi pasar mengenai pemotongan suku bunga. Perubahan kecil pada bahasa komunikasi The Fed bisa memicu pergerakan dolar dalam beberapa sesi berikutnya.
Survei ZEW Swiss untuk Januari juga akan dirilis, menambah gambaran tentang prospek ekonomi Swiss dalam lingkungan global. Pasar menimbang bagaimana hasil survei tersebut mempengaruhi pandangan investor terhadap risiko mata uang Swiss. Risiko inflasi rendah di Swiss serta dinamika perdagangan internasional menjadi faktor penting bagi langkah SNB ke depan.
Secara teknikal USDCHF tetap rentan terhadap berita kebijakan dan dinamika risiko global. Level sekitar 0,7666 menjadi titik kunci yang bisa memicu penurunan lebih lanjut jika tekanan risiko meningkat. Namun pergerakan ini juga bisa tergantung pada bagaimana pasar menafsir sinyal dari data ekonomi yang dirilis.
Rencana perdagangan yang dianalisis di artikel ini menilai jual USDCHF dengan harga masuk 0,7666. Target keuntungan ditetapkan di 0,7580 dan stop loss di 0,7710, menjaga rasio risiko terhadap imbalan lebih dari 1 banding 1,5. Skema ini memberikan peluang upside hingga 86 pips melawan risiko sekitar 44 pips, sesuai kriteria manajemen risiko.
Pantau rilis data ZEW Swiss serta pernyataan The Fed karena perubahan nada kebijakan bisa mengubah arah pasangan. Jika pedoman moneter berubah secara signifikan, rencana trading perlu disesuaikan dengan cepat. Karena volatilitas bisa meningkat, disarankan pelaku pasar mengelola risiko secara hati-hati dan menghindari overexposure pada USDCHF.