USDCHF saat ini diperdagangkan di sekitar 0.7760 setelah mengalami penurunan sekitar 0,7% sepanjang hari tersebut. Pasar yang cenderung menghindari risiko membuat franc Swiss tampil lebih kuat sebagai pelindung nilai. Kondisi ini juga mencatat level terendah pasangan ini sejak September 2011, menandakan tekanan luas pada dolar AS.
Kepanikan terhadap intervensi di pasar valuta asing dan kekhawatiran mengenai independensi kebijakan moneter AS menambah kehati-hatian di kalangan investor. Laporan bahwa The Fed melakukan pemeriksaan suku bunga dengan bank-bank besar dipandang sebagai isyarat potensial untuk intervensi di masa mendatang. Peningkatan sentimen risk-off mendorong pelaku pasar mengurangi posisi beli dolar AS.
Kekhawatiran tentang tindakan terkoordinasi antara AS dan Jepang untuk melemahkan yen turut membebani dolar terhadap mata uang utama lainnya, termasuk CHF. Di saat yang sama, investor menantikan keputusan kebijakan The Fed yang dijadwalkan beberapa hari ke depan. Indikator pasar seperti CME FedWatch menunjukkan ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap berada di kisaran 3,50%–3,75% meskipun ada risiko dari pasar tenaga kerja; pesanan barang tahan lama AS juga menjadi fokus jelang rilis.
Franc Swiss tetap mendapat dukungan dari status sebagai safe-haven global, dan Goldman Sachs menegaskan CHF sebagai pelindung nilai terbaik terhadap risiko sistemik.
Fundamental fiskal Swiss juga dinilai kuat, sehingga daya tarik CHF saat ini tidak hanya berasal dari faktor teknis tetapi juga fondasi ekonomi yang stabil.
Selain itu, ketegangan mengenai independensi kebijakan moneter AS menambah tekanan terhadap dolar, ketika spekulasi tentang kandidat pengganti Ketua The Fed meningkatkan volatilitas nilai tukar secara keseluruhan.
Gambaran utama pasar menunjukkan potensi pergeseran USDCHF lebih lanjut ke arah penurunan, seiring franc mewakili alternatif safe-haven yang lebih kokoh.
Rencana trading yang disarankan adalah posisi jual pada USDCHF dengan harga pembukaan sekitar 0.7760, target di 0.7700, dan stop loss di 0.7780, memberikan rasio risiko/imbalan sekitar 3:1.
Namun volatilitas tetap tinggi karena rilis kebijakan The Fed dan data AS bisa mengubah arah pasar dengan cepat. Jika harga berhasil menembus level kebalikan atau jika suasana risiko membaik, skenario bearish terhadap pasangan ini bisa melemah.