USDCHF Tertekan: Dolar AS Melemah dan Sorotan pada Fed serta SNB di Davos

USDCHF Tertekan: Dolar AS Melemah dan Sorotan pada Fed serta SNB di Davos

trading sekarang

Dinamika Harga USDCHF dan Dolar AS

USDCHF berupaya bertahan di sekitar 0,7880, level terendah tiga minggu, di tengah pelemahan Dolar AS. Pergerakan ini mencerminkan keseimbangan antara tekanan teknikal dan dinamika sentimen pasar terhadap mata uang safe-haven. Para trader menilai bagaimana faktor global mempengaruhi likuiditas dan arah pasangan mata uang utama ini.

Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan mendekati level terendah dua minggu, sekitar 98,26. Spekulasi mengenai siapa yang akan menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua Fed menambah nuansa ketidakpastian kebijakan. Ketidakpastian ini membuat dolar relatif sulit untuk menguat meski ada faktor geopolitik yang bergerak.

Di tingkat geopolitik, Trump dilaporkan akan segera mengumumkan pengganti Ketua Fed, sebuah langkah yang bisa mengubah arah kebijakan moneter. Pertemuan antara Presiden AS dan pemimpin NATO menghasilkan kerangka kerja bagi kesepakatan masa depan Greenland, termasuk pembatalan sebagian tarif UE dan penolakan terhadap akuisisi Greenland secara paksa. Laju pergerakan dolar juga dihidupkan oleh kekhawatiran bahwa kebijakan Fed yang baru dapat mendukung agenda ekonomi pemerintahan Trump.

Kebijakan Bank Sentral dan Sinyal Pasar

Di Swiss, Martin Schlegel dari SNB menyatakan bahwa cetakan inflasi negatif mungkin terjadi tahun ini. Pernyataan ini mencerminkan tekanan harga yang bisa melunak karena gangguan global. Meski demikian, ia menegaskan bahwa peluang untuk suku bunga negatif belum menjadi fokus utama kebijakan.

Schlegel menyoroti bahwa ambang untuk kebijakan moneter ultra-dovish masih sangat tinggi, sehingga tindakan kebijakan tidak akan dilakukan secara drastis. Ia juga menekankan bahwa fokus SNB tetap pada stabilitas harga dan menjaga kekuatan franc dalam menghadapi dinamika inflasi. Para analis menafsirkan komentar ini sebagai sinyal kehati-hatian tanpa mengubah kerangka kebijakan secara mendasar.

Sementara itu, pasar juga menimbang arah kebijakan Federal Reserve. Pergantian pucuk pimpinan The Fed bisa memperkaya dinamika kebijakan sesuai arahan pemerintahan, dengan potensi perubahan mandat yang berdampak pada dolar. Investor menilai bahwa keputusan kebijakan moneter baru dapat mempengaruhi arus modal global meski fokus SNB cenderung lebih pada stabilitas harga.

Faktor Geopolitik dan Sentimen Pasar

Kekhawatiran pasar mengenai penyelesaian sengketa Greenland memicu volatilitas; pertemuan antara Trump dan pemimpin NATO menghasilkan kerangka kerja bagi kesepakatan masa depan Greenland. Sementara itu, Trump membatalkan tarif 10% pada beberapa anggota UE dan menolak kemungkinan akuisisi Greenland secara paksa, hal ini menambah dinamika risiko perdagangan. Ekspresi kebijakan ini menambah tekanan pada volatilitas dolar dan mempengaruhi likuiditas USDCHF.

Kebijakan perdagangan dan geopolitik turut menambah tekanan pada dolar, memperumit proyeksi mata uang utama. Pelaku pasar menilai bahwa perkembangan di Davos serta isu Greenland bisa mengubah fokus investor dari data ekonomi menuju risiko politik. Dalam konteks ini, investor perlu meninjau kembali ekspektasi terhadap kebijakan moneter dan dampaknya terhadap USDCHF.

Meski dolar melemah secara umum, USDCHF tetap sensitif terhadap kejutan kebijakan. Dengan perubahan jabatan di Federal Reserve serta potensi pergeseran fokus kebijakan, volatilitas pasangan mata uang utama diperkirakan akan tetap tinggi. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk mengikuti pernyataan pejabat SNB dan pembaruan kebijakan Fed serta perkembangan Greenland untuk memahami arah pasangan ini.

broker terbaik indonesia