USDJPY Menguat Terbatas di Tengah Ekspektasi BoJ dan Data PPI AS

USDJPY Menguat Terbatas di Tengah Ekspektasi BoJ dan Data PPI AS

trading sekarang

Nilai Yen melemah terhadap Dolar AS setelah upaya awalnya untuk bertahan terlihat terhambat, sehingga sebagian gain yang sempat diraih rontok di sesi perdagangan berikutnya. Para pelaku pasar juga menilai data ekonomi Tokyo yang tidak sepenuhnya mendongkrak Yen. Meski begitu, pergerakan di pasar tetap terjaga karena likuiditas yang moderat menjelang rilis data penting.

Di sisi teknis, pair USDJPY menunjukkan dinamika campuran dengan yen yang cenderung menjaga posisi. Namun, volatilitas tetap terbatas karena pasar menimbang risiko kebijakan Bank of Japan dan potensi perubahan suku bunga di masa mendatang. Para analis menyarankan fokus pada petunjuk kebijakan dan arahan dari notulen rapat Fed serta pernyataan pejabat BoJ yang bisa membentuk arah jangka pendek.

Indikator teknikal pada grafik harian menunjukkan pergerakan defensif di sekitar level kunci, meski ada upaya untuk menembus resistansi sekitar kisaran itu. Investor menunggu data ekonomi AS berikutnya untuk mendapatkan konfirmasi arah berikutnya, sebelum menambah posisi atau menutup posisi yang ada.

Data CPI Tokyo ex Fresh Food mengalami perlambatan YoY menjadi 1.8% dari 2%, meski masih di atas perkiraan 1.7%. Angka ini menambah bayangan bahwa tekanan harga di Jepang mulai melandai, namun latihan kebijakan masih menjadi faktor utama yang menentukan arah yen. Investor menilai apakah angka ini akan memperkuat argumen untuk kebijakan yang lebih hawkish atau sebaliknya.

Di tengah itu, pengumuman nominasi dua anggota dewan BoJ, Toichiro Asada dan Ayano Sato, menambah dinamika kebijakan. Perdebatan mengenai langkah yang akan diambil BoJ tetap hidup, mengingat komentar pejabat terkait kebijakan jangka pendek. Pasar menilai pentingnya bagaimana komite kebijakan menafsirkan data inflasi dan momentum pertumbuhan.

Riset pasar menunjukkan bahwa ekspektasi terhadap perubahan suku bunga BoJ masih menjadi tema utama. Ketidakpastian mengenai timing dan ukuran perubahan suku bunga membuat yen tetap rentan terhadap berita-berita kebijakan, meskipun tanda-tanda pelonggaran harga konsumen mulai terlihat.

Investor menantikan rilis Producer Price Index (PPI) AS untuk Januari sebagai petunjuk kunci bagi jalur kebijakan Federal Reserve. Data yang lebih panas atau lebih dingin dari perkiraan dapat memicu perubahan sikap investor terhadap ekspektasi suku bunga, yang pada akhirnya berpengaruh pada USDJPY.

Indeks DXY yang mengukur nilai USD terhadap enam mata uang utama bergerak relatif datar di sekitar 97.75 menjelang rilis data, menambah nuansa kehati-hatian di pasar valuta asing. Para pelaku pasar menilai bahwa arah kebijakan AS akan menentukan sentimen risiko global dan volatilitas pasangan mata uang utama dalam beberapa sesi mendatang.

Secara umum, kondisi saat ini memposisikan USDJPY dalam fase flat atau swing terbatas, dengan faktor-faktor kebijakan BoJ dan data ekonomi AS sebagai penentu utama arah. Investor disarankan untuk menjaga kehati-hatian dan menghindari eksposur berlebihan hingga ada konfirmasi lebih lanjut terhadap arah kebijakan kedua pihak.

broker terbaik indonesia