USDJPY Rebound dengan Potensi ke 158: BoJ dan Fed Mendorong Yen, Analisis Teknis

USDJPY Rebound dengan Potensi ke 158: BoJ dan Fed Mendorong Yen, Analisis Teknis

Signal USD/JPYBUY
Open155.860
TP158.000
SL154.500
trading sekarang

Faktor fundamental di balik pergerakan Yen dipicu oleh dinamika politik di Jepang. Media utama melaporkan bahwa Perdana Menteri Sanae Takaichi mengambil posisi lebih tegas terhadap pelonggaran kebijakan BoJ dalam pertemuan dengan Gubernur Ueda pekan lalu. Hal ini menambah ketidakpastian jalur pengetatan moneter, sehingga pasar menilai risiko pada arah kebijakan bank sentral. Menurut Cetro Trading Insight, dinamika politik ini memperkuat tekanan terhadap ekspektasi kebijakan BoJ.

Di sisi lain, risalah Januari FOMC menunjukkan beberapa pejabat Federal Reserve membahas kemungkinan menaikkan suku bunga jika inflasi tetap di atas target, memperkuat gambaran jeda pada kisaran 3,50% sampai 3,75%. Sinyal seperti ini menambah tekanan pada dolar AS secara umum, sementara Yen tetap berada di bawah tekanan jika BoJ tidak mengubah nada kebijakannya.

Perdagangan USD/JPY kemarin menunjukkan kenaikan sekitar 0,7% menuju 155.86, didorong oleh melemahnya Yen. Sejak akhir Januari pasangan ini berfluktuasi dalam kisaran lebar antara sekitar 152.00 dan 157.00, mencerminkan tarik-ulur antara kekuatan bullish dan bearish.

Secara teknikal, harga berhasil kembali berada di atas Moving Average 50-hari sekitar 155.30 setelah rally, dengan Stochastic turun naik yang menunjukkan crossing bullish dari wilayah netral. Sementara itu, EMA 200-hari di sekitar 152.70 masih bertindak sebagai bantalan yang menahan penurunan.

Pasar juga tetap berada dalam kisaran antara 152.00 hingga 157.00, dengan sebuah candle bullish besar yang menunjukkan momentum positif. Indikator Stochastic telah melewati batas netral ke zona naik, menandakan momentum bulls meningkat meski harga masih berada dalam koridor yang sama.

Jika harga mampu bertahan di atas 157.00, skenario ke arah 158.00 dapat terbuka, sedangkan gagal mempertahankan posisi di atas EMA 50-hari bisa mengalihkan fokus ke zona sekitar 153.00 dan EMA 200-hari.

Rencana trading yang diimplikasikan adalah jika harga tetap di atas 157.00 dengan aksi harga yang menguat, pertimbangkan posisi long dengan target mencapai 158.00 dan stop loss di sekitar 154.50.

Rasio risiko-imbalan minimal 1:1,5 terpenuhi dengan SL 154.50 dan TP 158.00 (risiko sekitar 1.36 poin terhadap potensi keuntungan sekitar 2.14 poin). Sesuaikan ukuran posisi sesuai toleransi risiko.

Faktor fundamental tetap membatasi pergerakan: pernyataan BoJ dan nada Fed akan memengaruhi volatilitas di pasar forex. Pantau data inflasi, pernyataan kebijakan, serta perkembangan tarif global untuk mengelola risiko. Gunakan manajemen risiko yang disiplin dalam tren yang tidak menentu.

broker terbaik indonesia