USDJPY: Tekanan Yen Berlanjut, BoJ vs Fed, dan Peluang Breakout ke 157,62

USDJPY: Tekanan Yen Berlanjut, BoJ vs Fed, dan Peluang Breakout ke 157,62

Signal USD/JPYBUY
Open156.600
TP157.620
SL156.400
trading sekarang

Yen Jepang tetap berada dalam tekanan karena kekhawatiran fiskal dan ketidakpastian politik domestik. Meskipun data ekonomi menunjukkan beberapa kemajuan, fokus investor tetap pada bagaimana pembiayaan pengeluaran ekspansif pemerintah mempengaruhi fiskal publik. Perhatian juga tertuju pada kemampuan pemerintah untuk menjaga defisit sambil mendorong pertumbuhan.

Isu intervensi pasar dan ekspektasi narasi BoJ yang cenderung hawkish membuat pelaku pasar berhati-hati dalam menambah posisi jual JPY. Banyak investor menahan taruhannya sambil menunggu konfirmasi arah kebijakan atau langkah konkret intervensi bersama dengan otoritas AS.

Secara teknikal, USD/JPY telah bergerak di atas level 156,00 pada sesi Asia, tetapi area 156,50-156,55 berfungsi sebagai penghalang kunci. Keberlanjutan gerak ke atas tergantung kemampuan harga menembus konfluensi tersebut; jika berhasil, target berikutnya berada di sekitar 157,62.

Pada saat bersamaan, data jasa Jepang menunjukkan pemulihan yang lebih stabil. PMI Jasa Jibun Bank naik menjadi 53,7, menunjukkan pertumbuhan aktivitas bisnis yang membawa kontribusi signifikan pada perekonomian Jepang.

Rencana pengeluaran pemerintah dan pemotongan pajak yang dibawa oleh pemerintahan Takaichi meningkatkan kekhawatiran terkait kesehatan fiskal. Pasar menilai bahwa langkah tersebut bisa membebani anggaran publik dan melemahkan nilai Yen dalam jangka pendek hingga menengah.

Di sisi global, perhatian beralih pada laporan ADP ketenagakerjaan AS dan ISM Jasa. Sinyal dari beberapa pejabat FOMC juga mempengaruhi ekspektasi pasar terkait kemungkinan dua potongan suku bunga di 2026, sehingga berdampak pada permintaan USD dan pasangan mata uangnya.

Dari sisi teknikal, USD/JPY berada mendekati konfluensi resistance di sekitar 156,50-156,55, setelah menembus 156,00 pada pergerakan sebelumnya. Level ini berfungsi sebagai hambatan penting bagi pergerakan lebih lanjut ke atas.

Indikator RSI berada di sekitar 66,9, menandakan kondisi mendekati kejenuhan beli, sementara MACD tetap positif meskipun momentum mulai melemah. Jika harga berhasil menahan dan menembus penghalang ini secara berkelanjutan, potensi pergerakan menuju 157,62 bisa terealisasi.

Rencana perdagangan yang disarankan: entry di 156,60 dengan stop loss di 156,40 dan target profit 157,62. Rasio risiko-imbalan lebih dari 1:1,5 memberikan peluang ideal untuk upside, tetap memperhatikan peluang pullback jika resistance gagal ditembus.

broker terbaik indonesia