
Menurut Cetro Trading Insight, logam mulia tetap berada dalam kisaran sempit menjelang keputusan FOMC karena pelaku pasar menimbang jalur kebijakan dan proyeksi ekonomi. XAU/USD diperdagangkan sekitar 4.300 per ounce, menunjukkan tidak ada dorongan besar meski ada peluang pergerakan yang tersisa.
Kabar terkait kesepakatan damai antara AS dan Iran membuat USD tetap defensif, yang pada gilirannya sedikit memberi ruang bagi logam mulia untuk mempertahankan momentum. Ketidakpastian kebijakan moneter menambah kehati-hatian para trader sambil menunggu sinyal dari dua hari pertemuan FOMC tersebut.
Keputusan FOMC nanti diperkirakan akan menentukan arah permintaan dolar dan memberi dorongan bagi logam mulia. Pasar juga menimbang kemungkinan adanya kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember, meskipun tingkat probabilitasnya masih beragam di sekitar 60%.
Dari sisi teknis, pasangan XAU/USD tetap terjaga di dekat level retracement 38.2% Fibonacci dari penurunan April–Juni dan berada di bawah Moving Average (MA) 200 hari yang menurun, menjaga bias jangka menengah bearish. Kondisi ini menahan potensi kenaikan lebih lanjut dalam waktu dekat.
RSI berada di sekitar 44 dan MACD menunjukkan sedikit positif, menandakan stabilisasi namun momentum upside belum meyakinkan. Trader sebaiknya menunggu konfirmasi breakout di atas level kunci sebelum mengandalkan bullish pelarian.
Rintangan utama berada di sekitar 4400 dolar, dengan konflu 50% Fibo dan 200 hari SMA di sekitar 4445–4450. Sisi bawah terlihat di 4227 dan kemudian 4022; penutupan harian di atas 4400 diperlukan untuk mengurangi tekanan bearish dan membuka jalan menuju level lebih tinggi.
Jika skenario bullish terwujud dan harga menutup harian di atas 4400, peluang menuju 4560 dan level lebih tinggi bisa terbuka seiring berjalannya waktu. Trader dapat memanfaatkan konsolidasi untuk menambah posisi pada breakout yang teruji.
Rencana contoh: entry di sekitar 4300–4320 dengan stop di 4200 dan target pertama di 4560. Rasio hadiah sekitar 1:2,5 atau lebih tinggi tergantung dinamika pasar.
Manajemen risiko tetap krusial mengingat volatilitas terkait keputusan FOMC. Trader perlu memperbarui ekspektasi terhadap kebijakan Fed dan potensi perubahan arah dolar AS sepanjang siklus pertemuan.