Data terbaru menunjukkan kepercayaan konsumen di Eropa mulai pulih, didorong oleh perbaikan dalam permintaan domestik. Aspek penjualan mobil yang membaik turut mendorong peningkatan konsumsi secara keseluruhan. Aktivitas layanan juga menunjukkan dinamika positif meskipun tantangan global tetap ada. Secara bertahap, permintaan rumah tangga dan belanja sektor jasa semakin kuat, menandai fase pemulihan yang lebih berkelanjutan.
Kenaikan konsumsi tercermin dalam pertumbuhan permintaan domestik yang lebih jelas sepanjang kuartal terakhir, sementara dinamika sektor jasa turut mendukung laju pemulihan ekonomi. Indikator manufaktur mempertahankan tren positif, meskipun volatilitas eksternal masih terasa dari sisi perdagangan. Konsumsi rumah tangga menjadi motor utama pemulihan, didukung kepercayaan yang membaik serta stabilnya kebijakan harga secara umum.
Di sisi lainnya, upaya diversifikasi tujuan ekspor menunjukkan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada pasar tunggal. Industri Eropa tampak mulai menemukan pijakan meski lingkungan perdagangan global relatif tidak bersahabat. Secara keseluruhan, sinyal permintaan domestik dan produksi industri menunjukkan fondasi yang lebih kokoh untuk pertumbuhan berkelanjutan di masa mendatang.
Di Prancis, proses pengesahan anggaran untuk tahun 2026 tampak mendekati penyelesaian pada saat laporan ini ditulis. Perdana Menteri menggunakan mekanisme legislatif untuk mendorong anggaran melalui tanpa dukungan mayoritas, meskipun sebagian besar oposisi pusat-kiri kemungkinan abstain dalam voting akhir. Langkah ini diharapkan mempertahankan stabilitas fiskal meski terdapat perdebatan politik yang cukup panjang.
Beberapa konsesi fiskal telah disepakati, termasuk pembatalan rencana pemotongan manfaat tertentu dan penundaan kenaikan pajak pada rumah tangga. Defisit Prancis diperkirakan tetap berada di kisaran 5 persen dari PDB untuk tahun ini, namun pemerintah berupaya menghindari krisis fiskal yang lebih luas. Dalam konteks politik, gambaran dasar menunjukkan bahwa stabilitas fiskal dipertahankan meski risiko kebijakan meningkat menuju pemilihan presiden 2027.
Secara keseluruhan, situasi fiskal saat ini cenderung menjaga keseimbangan tanpa solusi definitif yang menghapus risiko jangka panjang. Kondisi ini membuat skenario fiskal Prancis tetap menjadi fokus ketat bagi para pelaku pasar sepanjang periode mendatang.
Inflasi utama di zona euro tetap terkendali secara umum, dengan angka 1,9 persen pada Desember yang masih dekat dengan target 2 persen ECB. Perlu dicatat, tren inflasi bervariasi antar negara anggota; Prancis dan Italia cenderung berada di bawah target, sementara Jerman dan Belanda menyentuh atau melampaui target tersebut. Perbedaan ini bukan hal baru bagi zona euro dan tidak selalu menghambat kebijakan moneter.
Ketimpangan inflasi antar negara mencerminkan dinamika struktural regional, mirip with pola prapandemi yang pernah terjadi. Ketidakseragaman ini menuntut kebijakan yang lebih terukur, sementara inflasi inti secara agregat diperkirakan tetap stabil dalam beberapa tahun ke depan. Kondisi ini memberikan ruang bagi ECB untuk menjaga kebijakan suku bunga tetap akomodatif hingga realitas inflasi inti benar-benar menunjukkan tren perubahan.
Dengan inflasi inti yang diperkirakan stabil, proyeksi kebijakan menunjukkan ECB lebih cenderung mempertahankan level suku bunga saat ini dalam periode mendatang. Kebijakan moneter yang konsisten dengan kondisi tersebut akan berdampak pada stabilitas harga dan pasar valas dalam jangka menengah. Pelaku pasar disarankan terus memantau dinamika inflasi regional karena perubahan signifikan di salah satu negara dapat memengaruhi harapan kebijakanECB dan arah euro terhadap dolar.