BUY
96.480
97.000
96.200
DXY adalah indeks dolar AS yang mengukur kekuatan mata uang AS terhadap sekeranjang mata uang utama dunia. Indeks ini sering dipakai sebagai tolok ukur likuiditas dan tekanan nilai tukar terhadap dolar. DXY bergantung pada pergerakan mata uang mitra dagang utama, terutama ketika volatilitas pasar meningkat.
Indeks ini dihitung oleh ICE Data Services menggunakan portofolio enam mata uang utama: euro, yen Jepang, pound sterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Komposisinya mengubah bagaimana tiap mata uang memberi kontribusi terhadap pergerakan DXY secara keseluruhan. Untuk trader, perubahan DXY sering menjadi sinyal bagi arah perdagangan dolar maupun aset terkait seperti emas dan minyak.
Pergerakan DXY dapat mengindikasikan perubahan sentiment global. Ketika dolar menguat, biasanya biaya pembiayaan global naik dan likuiditas dolar menambah tekanan pada pasar berisiko. Sebaliknya, kerap terjadi retracement ketika sentimen risk-on sedang meningkat.
Sentimen pasar memegang peran penting dalam arus modal menuju atau menjauh dari dolar. Pada saat risiko menurun, investor sering mencari aset berisiko menekan DXY turun. Sebaliknya, dalam suasana volatilitas tinggi, dolar cenderung terapresiasi sebagai saldo aman.
Bagi pembaca yang mencari analisa DXY hari ini, perhatikan keputusan kebijakan Federal Reserve dan data tenaga kerja terbaru. Keputusan atas suku bunga, langkah pengetatan neraca, dan pandangan terhadap inflasi akan memengaruhi ekspektasi pasar. Macam-macam indikator tersebut sering memicu geser arah DXY dalam perdagangan harian.
Harga imbal hasil US Treasury memegang peranan penting karena DXY berhubungan positif dengan yield jangka panjang. Ketika yield naik, dolar cenderung menguat karena durasi investasi yang lebih menarik. Faktor-faktor ini membuat dinamika DXY sangat berhubungan dengan pergerakan imbal hasil global.
Data ekonomi utama seperti CPI, NFP, dan pertumbuhan PDB menjadi pemicu utama pergerakan DXY. Rilis data yang mengejutkan bisa mengubah ekspektasi suku bunga dan arus modal ke dolar. Trader biasanya mengubah posisi saat angka-angka tersebut dirilis.
Geopolitik, neraca perdagangan, dan aliran modal internasional juga menjadi pemicu signifikan. Ketegangan regional atau perubahan kebijakan dagang dapat memicu lonjakan dolar jika investor menilai dolar sebagai aset pelindung nilai. Pergerakan DXY bisa mengikuti pola risk-off meskipun faktor fundamentalnya beragam.
Likuiditas pasar, jam perdagangan global, dan dinamika pasar berjangka juga berperan. Pelaku institusional sering menyesuaikan posisi dolar pada saat likuiditas tinggi, seperti sesi perdagangan Amerika. Perubahan tersebut dapat mempercepat tren DXY atau menyebabkan pembalikan singkat.
Laporan Strategi Makro Deutsche Bank menunjukkan prospek dolar yang lebih positif menyusul keluarnya data ekonomi yang kuat. Mereka menyoroti lonjakan tak terduga pada indeks manuf…
Read MorePara analis NAB, Stéfane Marion dan Kyle Dahms, mencatat dolar AS melemah ke level terendah sejak 2023 akibat ketegangan geopolitik dan posisi spekulatif di pasar valuta. Pe…
Read MoreUSD/JPY melanjutkan tren kenaikan dan mendekati 156,00 seiring dolar AS menguat. Dolar AS tetap kuat secara luas, didorong oleh berita seputar politik moneter. Menurut Cetro Tradin…
Read MoreKevin Warsh dinominasikan sebagai calon Ketua Federal Reserve oleh Presiden Donald Trump, dengan proses konfirmasi yang dinilai bisa berjalan rumit. Latar belakangnya sebagai hawk…
Read MoreIndeks PMI Manufaktur ISM AS untuk Januari menunjukkan wilayah ekspansi, dengan pembacaan 52,6, naik dari 47,9 pada Desember. Angka ini melampaui ekspektasi pasar yang berada di 48…
Read MoreAUD/USD memanfaatkan pelemahan dolar AS untuk mencoba mengangkat kembali momentum. Pada perdagangan Eropa, pasangan ini naik mendekati level pembukaan sekitar 0,6960. Meski secara…
Read MoreNomination ini dipandang sebagai langkah untuk memperkuat independensi bank sentral Amerika Serikat. Pasar menilai bahwa pemilihan Warsh dapat menjaga kredibilitas kebijakan tanpa…
Read MoreIndeks Dolar AS (DXY) menguat sejalan dengan meningkatnya kehati-hatian terhadap prospek kebijakan The Fed. Penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed dipandang sebagai langkah h…
Read MorePenunjukan Kevin Warsh sebagai kandidat pimpinan The Fed oleh Presiden Donald Trump menempatkan pasar pada posisi menilai arah kebijakan lebih hawkish daripada ekspektasi sebelumny…
Read MoreDalam pernyataan yang dirilis Jumat, Dewan Gubernur Fed Christopher Waller menegaskan ketidaksepakatan terhadap pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan terakhir.…
Read More