
Laporan ADP menunjukkan bahwa sektor swasta AS menambah sekitar 35.75 ribu pekerjaan per minggu pada akhir Mei. Namun, NER Pulse, kompendium mingguan yang mengiringi laporan ADP, menampilkan rata-rata tambahan pekerjaan sekitar 29 ribu per minggu hingga 23 Mei. Angka-angka ini mengindikasikan perlambatan laju perekrutan meski tetap menjaga dinamika pekerjaan di wilayah yang relatif kuat.
Secara fundamental, data ADP sering dianggap sebagai sinyal pendahulu bagi laporan tenaga kerja nonfarm payroll bulan berikutnya. Pasar juga menilai bagaimana data tersebut bisa mempengaruhi arah dolar asing. Setelah beberapa hari dengan tekanan rendah pada dolar, para investor menilai apakah perubahan ini akan mendorong DXY lebih rendah atau memberikan momentum bagi stabilitas harga dalam beberapa sesi ke depan.
Dalam kerangka teknikal, DXY berada di sekitar 99.72 pada analisis harian. Bias jangka pendek terlihat konstruktif karena harga berada di atas rata-rata pergerakan 55, 100, dan 200 hari, menandakan tren naik yang didukung. RSI sekitar 59 menunjukkan momentum yang kuat tanpa tanda kondisi overbought, sedangkan ADX di sekitar 23 menandakan tren yang sedang menguat secara bertahap. Support terdekat di sekitar 99.50, dengan kisaran 98.99–98.64 sebagai zona permintaan yang lebih luas; resistensi terdekat di 100.39 dan 100.64, dengan potensi target di sekitar 101.98 jika terjadi pelepasan signifikan.
Bias teknikal tetap menunjukkan sentimen bullish pada DXY, dengan potensi breakout ke atas jika harga menembus zona resistensi sekitar 100.39–100.64. Break tersebut bisa membuka jalan menuju target sekitar 101.98, sedangkan dukungan teknikal di bawahnya tetap berada di 99.50 dan 98.99. Analisis ini relevan bagi trader yang mengikuti perjalanan dolar AS dan publikasi data makro yang dapat memicu pergerakan lebih lanjut, sebagaimana disampaikan oleh Cetro Trading Insight.
Rencana perdagangan yang disarankan adalah membeli DXY di sekitar level saat ini dengan eksekusi di 99.72, stop di 99.50, dan take profit di 101.98. Rasio risiko-imbalan yang tinggi, lebih dari 1:1.5, sejalan dengan praktik manajemen risiko. Pemantauan menyeluruh terhadap rilis data tenaga kerja dan peristiwa geopolitik akan menjaga peluang tetap relevan dan mengurangi eksposur terhadap volatilitas mendadak.
| Level | Harga |
|---|---|
| Support 1 | 99.50 |
| Support 2 | 98.99 |
| Resist 1 | 100.39 |
| Resist 2 | 100.64 |
| Target | 101.98 |
Namun pembaca perlu menyadari bahwa data tenaga kerja AS serta faktor geopolitik bisa berubah arah dengan cepat. Karena laporan ADP memberikan indikasi awal, angka resmi yang dirilis kemudian bisa mengubah pandangan pasar. Oleh karena itu, penting untuk menjaga eksposur risiko yang proporsional dan meninjau rencana trade secara berkala.