Aluminium Tahan Defisit Meski Koreksi Pasar Logam Dipicu Penurunan Saham Global

trading sekarang

Harga logam utama turun tajam karena penurunan drastis pada indeks saham global serta arus risiko-avoidance yang meluas. Menurut Cetro Trading Insight, dalam sesi perdagangan sentimen risiko menjadi pendorong utama pergerakan harga, sehingga volatilitas meningkat dan likuiditas menipis.

Aluminium memimpin koreksi meski dukungan fundamentalnya tetap ada. Para analis menilai bahwa dinamika permintaan dan pasokan tetap kompleks, dengan defisit pasar muncul karena gangguan produksi terkait konflik.

Kondisi geopolitik yang membaik serta perbaikan hubungan antara negara-negara utama dapat memangkas premi risiko dalam jangka pendek. Namun, keseimbangan pasar logam tetap rapat, menandakan potensi volatilitas berkelanjutan meski arahannya lebih jelas di sisi fundamental.

Pakar di Cetro Trading Insight memperkirakan pasar aluminium secara global masih berada dalam defisit tahun ini meski ada tanda-tanda pelemahan harga jangka pendek. Narasi analisis kami memperlihatkan bahwa permintaan dan pasokan tetap kuat, sehingga jalur harga cenderung defensif.

Disrupsi produksi terkait konflik telah menghapus sekitar 3 juta ton pasokan, menjaga neraca pasokan tetap ketat. Sementara itu, relaksasi risiko geopolitik dapat memangkas premi risiko tanpa mengubah keseimbangan dasar pasar secara material.

Data posisi pasar dari laporan COT menunjukkan net longs aluminium berada pada level rendah akibat likuidasi posisi panjang terkait menurunnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan melalui jalur pelayaran utama. Meskipun demikian, perubahan sentimen belum cukup mengubah peluang perdagangan dalam jangka menengah.

banner footer