ASDM Tetapkan Dividen Tunai Rp12,28 Miliar untuk 2025, Yield 5,92% dan Jadwal Pembayaran Juli

ASDM Tetapkan Dividen Tunai Rp12,28 Miliar untuk 2025, Yield 5,92% dan Jadwal Pembayaran Juli

trading sekarang

Kabar terkini dari ASDM menarik perhatian para investor di pasar modal Indonesia setelah RUPST yang digelar di Jakarta pada 26 Juni 2026. Dividen tunai sebesar Rp12,28 miliar untuk tahun buku 2025 diumumkan, setara Rp32 per saham. Nilai ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap return bagi pemegang saham meski laba bersih terlihat relatif kecil. Cetro Trading Insight mencatat bahwa langkah ini mencerminkan fokus perusahaan pada keseimbangan antara pembagian dividen dan penguatan permodalan.

Hasil tahun 2025 mencatat laba bersih sebesar Rp18 miliar; alokasi dividen sekitar 68 persen dari laba bersih, sedangkan sisanya ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan. Kebijakan ini menggambarkan upaya menjaga likuiditas sambil menjaga kapasitas perusahaan untuk tumbuh di masa depan.

Saldo laba ditahan hingga akhir 2025 mencapai Rp298,0 miliar dan ekuitas pada periode yang sama tercatat Rp362,9 miliar. Ukuran modal serta cadangan laba menunjukkan posisi keuangan yang relatif stabil meski laba bersih tahunan mengalami penyesuaian.

Nominal dividen per saham Rp32 menandai penurunan sekitar 36 persen dibandingkan Rp50 per saham pada tahun sebelumnya. Penurunan ini sejalan dengan hasil laba bersih 2025 yang lebih rendah sehingga alokasi untuk dividen turut menyesuaikan.

Dengan harga saham sekitar Rp540 pada periode pengamatan, imbal hasil dividen diperkirakan sekitar 5,92 persen. Angka ini menjadi referensi bagi investor yang mencari pendapatan tetap dari saham di sektor asuransi di pasar modal Indonesia.

Jadwal pembagian dividen telah ditetapkan: cum dividen di pasar reguler dan negosiasi 6 Juli 2026, ex dividen di pasar reguler 7 Juli 2026, cum dividen di pasar tunai 8 Juli 2026, ex dividen di pasar tunai 9 Juli 2026, dan pembayaran dividen pada 30 Juli 2026.

Kepengurusan, Kebijakan Permodalan, dan Dampak bagi Investor

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan juga mengangkat Hendra Godjali sebagai Presiden Komisaris menggantikan Bustomi Usman, setelah melewati fit and proper test di OJK. Perubahan ini menandai fokus pada tata kelola perusahaan yang lebih terstruktur dan berpotensi meningkatkan kepercayaan investor.

Perubahan kepemimpinan diharapkan mendorong peningkatan tata kelola serta kinerja perusahaan di industri asuransi yang kompetitif. Langkah ini sejalan dengan upaya menjaga stabilitas laba serta aliran kas bagi pemegang saham dalam jangka menengah.

Dari sisi investor, dividen yang dibagikan memberikan aliran kas meski laba buku 2025 lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Investor perlu mempertimbangkan bahwa sebagian laba ditahan juga mendukung potensi pertumbuhan modal perseroan ke depan.

banner footer