AUD/JPY Menguat Didukung Data Inflasi Australia; RBA Bersiap Naik Suku Bunga

Signal AUD/JPYBUY
Open107.000
TP108.500
SL106.000
trading sekarang

AUD/JPY telah menunjukkan tren positif dua hari berturut-turut, didorong oleh data inflasi Australia yang lebih kuat dari prakiraan. Indeks Harga Konsumen utama naik 3,6% YoY pada Desember, sementara IHK Trimmed Mean juga naik 3,3% YoY menurut ABS. Kombinasi angka inflasi ini meningkatkan taruhan investor terhadap kenaikan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA) pada Februari, memberi dukungan bagi Aussie terhadap Yen.

Data inflasi Australia yang lebih kuat memberi dukungan bagi AUD untuk menguat terhadap JPY. Ketidakpastian fiskal dan politik di Jepang menambah tekanan terhadap JPY, meski sikap BoJ cenderung menjaga laju kebijakan yang akomodatif. Secara praktis, pergerakan AUD/JPY tetap positif meski kenaikan harga terlihat modest di sekitar 107,00.

Notulen BoJ Desember menunjukkan komitmen untuk menjaga siklus upah-harga yang moderat, yang menenangkan pasar terkait langkah kebijakan selanjutnya. Ketidakpastian fiskal Jepang dan pemotongan pajak oleh pemerintah menambah beban bagi JPY, namun sentimen risiko global yang positif masih mendukung AUD. Secara umum, prospek AUD/JPY tetap terkendali dengan AUD berisiko lebih tinggi akibat data inflasi yang kuat.

Secara teknis, AUD/JPY berhasil mempertahankan dorongan menuju 107,00 setelah menutup sesi kemarin di atas 106,00. Pergerakan harga menunjukkan pembeli tetap berada di pasar, meskipun jarak ke angka bulat masih lebih rendah dan momentum terlihat modest. Ketahanan di atas 106,00 menambah kemungkinan AUD/JPY menguji resistance di sekitar 107,50-108,00 dalam beberapa sesi mendatang.

Level kunci sekitar 107,00 menjadi patokan utama; jika pasangan mampu berhenti di atasnya, peluang untuk melanjutkan ke 108,50 cukup relevan dengan ekspektasi kenaikan suku bunga RBA. Namun risiko penurunan tetap ada jika data inflasi AS atau sinyal BoJ tentang kebijakan lebih lanjut memicu gelombang koreksi. Investor juga perlu waspada terhadap volatilitas yang dipicu dinamika fiskal Jepang dan risiko politik menjelang pemilihan.

Dengan asumsi data inflasi Australia tetap kuat dan kebijakan BoJ tetap moderat, outlook jangka pendek AUD/JPY terlihat positif. Manajemen risiko tetap penting, dengan stop loss di sekitar 106,00 dan target profit di 108,50 untuk menjaga rasio reward-to-risk sekitar 1:1,5. Investor disarankan memantau dinamika kebijakan RBA dan setiap komentar dari otoritas Jepang yang bisa mengubah arah pasangan.

broker terbaik indonesia