
AUD/JPY berhasil mempertahankan gains didorong oleh permintaan carry-trade yang intens, karena perbedaan suku bunga global yang luas membuat investor lebih bersedia meminjam yen untuk membeli mata uang berisiko. Tekanan pada yen melemah tetap ada meski volatilitas meningkat, sejalan dengan narasi bahwa kebijakan moneter di luar Jepang lebih agresif. Pergerakan silang mata uang ini tetap sensitif terhadap perubahan risiko di pasar global.
Pelaku pasar menilai bahwa carry trade akan bertahan karena selisih suku bunga yang luas antara Jepang dan ekonomi utama lainnya. Aktivitas pembelian AUD terhadap JPY meningkat seiring ekspektasi bahwa AUD bisa mendapat dukungan dari kebijakan moneter yang lebih hawkish. Kondisi ini menjaga AUD/JPY berada pada tekanan positif meskipun volatilitas sempat muncul.
AUD/JPY berada sekitar 113.10 selama jam perdagangan Eropa pada hari Senin, menunjukkan minat beli yang berlanjut. Yen tetap melemah karena carry-trade yang luas dan episod volatilitas yang terjadi. Investor tetap waspada terhadap pergerakan harga, namun prospek jangka menengah tetap mendukung penguatan AUD terhadap yen jika diferensial suku bunga tetap terjaga.
Pejabat Jepang, termasuk Katayama, menegaskan kesiapan untuk merespons volatilitas mata uang setiap saat. Pernyataan ini menambah fokus pada risiko volatilitas yen meskipun ada retorika kebijakan. Namun Katayama menolak mengomentari ambang nilai tukar tertentu, sehingga tetap muncul ketidakpastian di pasar.
Gubernur RBA Michele Bullock menekankan inflasi masih terlalu tinggi dan bahwa kenaikan suku bunga lanjutan tidak bisa sepenuhnya dihilangkan dari skenario kebijakan. Sikap yang lebih hawkish mendukung sisi positif AUD terhadap pasangan mata uang berisiko, termasuk AUDJPY. Meski demikian, dinamika geopolitik dan laporan data ekonomi lain bisa membatasi pergerakan lebih lanjut.
Bank of China mempertahankan LPR satu tahun dan lima tahun pada 3.00% dan 3.50%, secara umum menjaga stabilitas kebijakan moneter. Keputusan ini relevan bagi sentimen pasar karena hubungan dagang dekat antara China dan Australia tetap kuat. Secara domestik, kebijakan yang stabil mendukung prospek AUD meskipun faktor eksternal tetap menjadi risiko.
Secara keseluruhan, carry-trade dan perbedaan suku bunga menempatkan AUDJPY pada bias pembelian jangka pendek hingga menengah. Pergerakan harga cenderung mengikuti arah yen yang lebih lemah secara umum, meski volatilitas bisa muncul. Trader disarankan memantau perubahan sentimen pasar karena faktor kebijakan moneter dapat mengubah arah secara mendadak.
Meskipun ada optimisme kemajuan diplomatik, risiko geopolitik tetap mempengaruhi mood risiko pasar. Berita mengenai negosiasi damai AS dan Iran dapat meredam tekanan jika progres diplomatik membaik. Kondisi seperti ini menambah ketidakpastian namun juga memberikan peluang jika AUDJPY mampu menahan volatilitas.
Praktik trading yang direkomendasikan: buka posisi sekitar 113.10, tetapkan tp sekitar 114.60 dan sl sekitar 112.30 untuk menjaga rasio risiko-imbalan minimal 1:1.5. Sesuaikan ukuran posisi dengan toleransi risiko dan perbarui level stop saat rilis data ekonomi penting muncul. Terus pantau komentar bank sentral dan perkembangan berita yang bisa memicu perubahan arah pasangan ini.