AUD/USD Dekat 0.7200 Didukung Ekspektasi RBA Hawkish

AUD/USD Dekat 0.7200 Didukung Ekspektasi RBA Hawkish

trading sekarang

AUD/USD berada mendekati 0.7200 karena ekspektasi hawkish Bank of Australia (RBA) mendominasi pasar forex. Pasar memperkirakan OCR akan dinaikkan sebanyak 25 basis poin menjadi 4.35% dalam rapat kebijakan hari Selasa. Langkah ini dipandang sebagai penambah daya tarik AUD di tengah perbaikan sentimen inflasi domestik.

Data CPI Q1 Australia menunjukkan inflasi sebesar 4.1% secara tahunan, sesuai proyeksi dan lebih tinggi dari 3.6% sebelumnya. Angka ini menambah argumen hawkish bagi RBA, yang berisyarat bahwa suku bunga bisa naik lebih lanjut jika tekanan harga tetap tinggi. Pasar juga memantau bagaimana dinamika kebijakan moneter dapat menjaga kestabilan pasar di tengah perubahan sentimen global.

Di sisi dolar AS, Indeks DXY diperkirakan menutup pekan ini secara negatif karena intervensi yen di pasar valuta asing. Investor menanti rilis data ISM Manufacturing PMI untuk April pada jam 14:00 GMT, dengan ekspektasi naik menjadi 53.0 dari 52.7. Jika PMI naik, sentimen risk-on bisa mendorong AUD/USD lebih tinggi meski fokus utama tetap pada kebijakan moneter regional.

Secara teknikal, AUD/USD diperdagangkan sekitar 0.7200 dan tetap menunjukkan bias bullish karena berada di atas rata-rata pergerakan eksponensial 20-hari sekitar 0.7125. Struktur harga sejak Desember lalu menunjukkan penguatan bertahap, dengan pembeli mendominasi pasar jangka pendek. Selama harga tidak turun menembus 0.7125, prospek jangka pendek tetap positif.

RSI masih berada di sekitar 60, mengindikasikan momentum positif tanpa kondisi overbought. Kegesekan teknikal di 0.7220 bisa menjadi kunci, karena penembusan level itu dapat membuka jalan menuju 0.7300. Namun jika harga menembus ke bawah 0.7125, tekanan bullish bisa mereda dan peluang koreksi meningkat.

Konteks kebijakan hawkish RBA dan dinamika dolar AS menambah kompleksitas perdagangan AUDUSD. Analisis teknikal menyoroti pentingnya area 0.7125 hingga 0.7220 sebagai zone kunci, dengan 0.7220 berpotensi menjadi pemicu jika tertembus. Tanpa sinyal konklusif, investor disarankan untuk mengikuti pembaruan data ekonomi dan kebijakan yang akan datang.

banner footer