AUD/USD melonjak mendekati 0,6710 di tengah lemahnya Dolar AS, memberikan isyarat positif bagi pasangan mata uang berisiko. Pada sesi perdagangan Eropa, pasangan Aussie bergerak sekitar 0,6708–0,6710, sementara Indeks Dolar (DXY) turun sekitar 0,3% ke level dekat 98,80. Gerak ini menggambarkan respons pasar terhadap dinamika yang tengah berlangsung di pasar global dan kejatuhan nilai greenback yang menjadi salah satu faktor utama penggerak kurs.
Berita utama yang memengaruhi sentimen adalah tuduhan kriminal terhadap Ketua The Fed, Jerome Powell, terkait pembengkakan biaya renovasi kantor pusat bank sentral tersebut. Meskipun Powell membantah tuduhan itu, respons pasar tetap terfragmentasi menimbang arah kebijakan moneter AS. Dalam konteks ini, trader menilai risiko terhadap langkah suku bunga dan bagaimana hal itu bisa memicu pergeseran harga dolar secara luas.
Secara ekonomi, para investor menantikan rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk Desember dan data ketenagakerjaan Australia sebagai pemicu volatilitas mendatang. Ketidakpastian terkait data tersebut menambah fokus pada bagaimana ekspektasi inflasi dan tenaga kerja bisa membentuk arah pasangan mata uang. Di sisi teknikal, AUD/USD menunjukkan dinamika positif meski aliran berita masih beragam.
Analisis teknis menunjukkan AUD/USD tetap berada di atas EMA 20-hari yang naik, menegaskan bias bullish jangka pendek. Harga mampu menjaga diri di atas garis moving average tersebut, memperkuat asumsi bahwa momentum pembelian sedang menahan tekanan jual. Kondisi ini memberikan dukungan bagi pergerakan menuju level resistance utama yang berada di sekitar 0,6800.
RSI 14-hari berada di sekitar 59, menandakan momentum positif yang tidak lagi berada di wilayah overbought. Hal ini menambah peluang bagi pasangan untuk melanjutkan tren naik tanpa tekanan koreksi yang terlalu besar. Sinyal teknikal ini mendasari ekspektasi bahwa pergerakan harga bisa tetap berlanjut selama tidak terjadi penutupan harian di bawah EMA 20-hari.
Support awal berada di sekitar EMA 20-hari yang naik di 0,6681, sehingga jika pasangan menghormati level tersebut, path ke arah atas dapat tetap terjaga. Namun, penutupan di bawah garis tren ini berpotensi membuka ruang koreksi menuju level terdekat di sekitar 0,6618 yang merupakan level tertinggi 29 Oktober lalu. Secara keseluruhan, setup teknikal saat ini mendukung peluang buy dengan risiko terukur.
Investor cermat terhadap rilis data utama seperti IHK AS bulan Desember dan data ketenagakerjaan Australia. Data tersebut berpotensi memicu volatilitas jangka pendek dan memodulasi ekspektasi pasar mengenai arah kebijakan moneter, yang pada gilirannya bisa mempengaruhi AUD/USD. Dalam skenario positif, data yang lebih lemah dari perkiraan bisa memperkuat narasi bearish pada dolar dan mendukung pergerakan lebih lanjut ke zona 0,6800.
Bagi trader teknikal, fokus utama saat ini adalah re-test area sekitar 0,6700–0,6710 sambil menjaga momentum di atas EMA 20-hari. Jika harga berhasil menembus 0,6800, potensi upside selanjutnya bisa mengantarkan AUD/USD menuju target terdekat, dengan ekspektasi bahwa resistance tersebut menjadi konfirmasi bagi tren bullish yang lebih luas. Timing rilis data menjadi kunci untuk menentukan apakah tren dapat dipertahankan atau terjadi konsolidasi jangka pendek.
Di sisi risiko, jika data AS menunjukkan kekuatan inflasi atau peningkatan tenaga kerja, dolar bisa menguat kembali sehingga AUD/USD berisiko terkoreksi. Investor juga perlu menilai dinamika risiko global yang bisa memicu tekanan balik pada aset berisiko. Secara keseluruhan, setup ini menampilkan peluang beli yang biasnya kuat asalkan harga tidak menembus dukungan kritis dan data ekonomi utama mengarah pada momentum yang konsisten.