Momentum yang kuat menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut pada dolar AS. Analis valas menilai bahwa jenuh beli di sekitar 158,90 memberi sinyal bahwa target tersebut bisa berada di luar jangkauan hari ini. Dalam kerangka jangka panjang, arah USD cenderung naik, sementara level 158,90 menjadi fokus utama para pelaku pasar.
Dari sudut teknikal, dorongan beli telah mendorong USD/JPY menembus level kunci, dan kebijakan harga menunjukkan bahwa setiap kenaikan kemungkinan adalah bagian dari kisaran yang lebih tinggi. Proyeksi pergerakan berikutnya terlihat berada dalam kisaran 156,55 hingga 157,20 pada pembacaan pasar awal. Analisis ini menekankan bahwa volatilitas relatif tetap tinggi meskipun arah utama tampak bullish.
Pergerakan terakhir menembus 157,20 dan menyentuh 158,18, menandakan momentum yang kuat. Meskipun demikian, area 158,90 tampak sulit dicapai dalam sesi hari ini jika dinamika jenuh beli tetap kuat. Pullback cenderung menjaga support di atas 157,40, dengan 157,75 sebagai dukungan minor yang perlu dipantau.
Pandangan jangka pendek hingga 1–3 minggu menunjukkan USD/JPY kemungkinan bergerak dalam kisaran 155,60–157,50. Analisis prospektif mengisyaratkan bahwa volatilitas bisa meningkat saat mendekati batas bawah atau atas kisaran. Namun, lonjakan mendadak pada Jumat lalu menembus 157,50 dan mencapai 158,18, menegaskan momentum ke atas.
Dengan momentum meningkat, skenario bullish tetap terjaga selama harga bertahan di atas level dukungan kuat sekitar 157,00. Breakout di atas 158,90 akan menjadi konfirmasi lanjutan bias bullish dan menarik minat pemburu tren. Namun, jika harga gagal bertahan, teknikal memperingatkan risiko koreksi singkat.
Secara umum, analisis ini menunjukkan peluang upside yang terjaga bagi USDJPY. Pedagang sebaiknya memantau pergerakan di atas 157,00 dan memperhatikan aksi harga di atas 157,40 sebagai petunjuk arah jangka pendek. Kepatuhan terhadap manajemen risiko tetap krusial mengingat volatilitas yang relatif tinggi di pasar forex.