Yen Jepang menguat secara moderat akibat ketidakpastian politik yang membayangi pernyataan kebijakan The Fed. Dolar AS melemah secara luas, menyokong USDJPY untuk mempertahankan tren naiknya. Pelaku pasar menahan diri dari penjualan besar karena faktor geopolitik dan potensi perubahan arah kebijakan.
Pasangan USDJPY diperdagangkan mendekati level tertinggi multi-bulan, dengan pergerakan di zona 157,5–158,0. Ketegangan Jepang-China serta spekulasi mengenai kemungkinan pemilihan mendadak di majelis rendah Jepang menjaga Yen berada di posisi defensif. Namun, tidak ada sinyal penjualan lanjutan yang kuat pada saat ini.
Secara teknis, tren naik USDJPY tetap terdefinisi dengan jelas. Harga berada di atas Simple Moving Average 21-hari sekitar 156,48 yang berperan sebagai support utama. Jika harga menembus bawah level tersebut, risiko turun dapat mengarah ke 154,50 dan 153,00, sementara kenaikan berlanjut jika mampu menembus zona 157,80–158,20.
Indikator teknikal menunjukkan momentum yang mendukung sisi bullish. MACD telah berbalik positif di dekat garis nol dan berada di atas garis sinyal, menandakan momentum yang menguat. RSI berada di sekitar 62, menandai kondisi bullish tanpa overbought.
Area resistance utama berada di kisaran 157,80–158,20, yang sebelumnya menjadi penolakan pada beberapa momen. Jika harga berhasil menembus zona tersebut, jalan menuju level psikologis 160,00 bisa terbuka. Di sisi bawah, support kunci terlihat di 156,48, lalu 154,50 sebagai langkah penyangga berikutnya.
Pelaku pasar memantau potensi intervensi jika yen terlalu melemah, karena intervensi verbal maupun langsung telah terdengar sebelumnya. Meski demikian, sinyal momentum tetap menunjukkan bias ke atas dalam kerangka jangka pendek. Skenario ini menempatkan USDJPY sebagai aset yang patut diawasi untuk peluang breakout.
Strategi trading yang disarankan adalah membeli jika harga berhasil menutup di atas 158,20. Skema ini mengikuti arah tren yang sedang berkembang dan didukung oleh indikator MACD serta RSI yang tidak terlalu jenuh. Tentunya, target utama berada di 160,00 dengan stop di 156,48 untuk menjaga risiko relatif.
Dengan skenario kenaikan, risk-reward mencapai lebih dari 1:1,5, karena potensi keuntungan sekitar 2,25 poin dari open 157,75 hingga 160,00 relatif terhadap risiko sekitar 1,27 poin. Pelaku pasar juga bisa mempertimbangkan opsi lain jika harga gagal menembus 158,20, misalnya menunggu konfirmasi breakout atau mencari peluang jual jika harga menembus dukungan 156,48 dengan target lebih rendah.
Kesimpulan: USDJPY berada di jalur penguatan dengan risiko kebijakan global sebagai faktor pendukung dan sinyal teknikal yang positif. Investor disarankan untuk memantau pergerakan di kisaran 157,80–158,20 dan menyiapkan rencana aksi sesuai rilis berita ekonomi.