
Notulen RBA menunjukkan kekhawatiran mengenai inflasi yang lebih tinggi dan risiko pertumbuhan yang melambat akibat dinamika geopolitik. Kebijakan ini menegaskan bahwa bank sentral tidak ragu untuk menaikkan suku bunga demi menjaga stabilitas harga. Sementara itu, tanda persetujuan MoU antara AS dan Iran telah meredam risiko di kawasan Timur Tengah, meski sikap kebijakan moneter tetap hati-hati.
Di sisi lain, dolar AS menguat moderat karena investor menimbang arah kebijakan dan data ekonomi yang akan datang. Indeks DXY berada sekitar 101,36 menjelang rilis data NFP dan JOLTS, memberi tekanan pada AUD/USD. Perkembangan ini membuat pasangan mata uang ini cenderung melemah secara jangka pendek meski tidak sepenuhnya kehilangan peluang rebound.
Para pelaku pasar menantikan data JOLTS untuk May yang dirilis pukul 14:00 GMT untuk menakar dinamika tenaga kerja AS. Rilis data lainnya juga akan mempengaruhi sentimen risk-on/risk-off, sehingga volatilitas di pasar FX tetap tinggi. Dalam konteks ini, AUD/USD diperkirakan akan tetap sensitif terhadap pergeseran sentimen dan data ekonomi terbaru.
AUD/USD diperdagangkan sekitar 0,6875 dengan bias turun karena harga berada di bawah EMA 20 periode yang terletak sekitar 0,6990. Kondisi ini menjadikan EMA berfungsi sebagai hambatan teknikal yang membatasi potensi rebound. Jika harga berhasil menembus level 0,6990 secara berkelanjutan, peluang koreksi menuju area sekitar 0,7100 dapat terbuka.
RSI 14 berada di wilayah oversold sekitar 26, menunjukkan tekanan jual yang signifikan meski konfirmasi reversal belum terlihat. Kondisi oversold sering kali menahan rebound singkat, namun konfirmasi arah pergerakan selanjutnya diperlukan melalui pola harga dan breakdown level kunci.
Resistance utama terlihat di sekitar 0,6990; sekalipun tertembus, level berikutnya di sekitar 0,7100 menjadi target pembalikan. Di sisi bawah, penurunan lebih lanjut bisa membawa AUD/USD ke 0,6800 dan 0,6766 jika harga menembus level support di 0,6833 (low 30 Maret). Secara teknikal, kerangka saat ini menunjukan tekanan jual dengan peluang rebound yang terbatas selama area resistance tetap terjaga.
Sinyal teknikal mengarah pada posisi jual dengan peluang yang relatif menarik. Harga saat ini berada sekitar 0,6875 dan berada di bawah EMA 20, yang berfungsi sebagai hambatan utama dalam penguatan harga. Stop loss ditempatkan di sekitar 0,6990 untuk melindungi momentum, sementara target keuntungan ditetapkan di sekitar 0,6800 sesuai gambaran support teknikal.
Rasio risiko-imbalan diperkirakan mendekati 1:1,5, sejalan dengan arah penurunan yang diantisipasi. Mengingat volatilitas pasar forex yang masih tinggi, manajemen risiko harus menjadi bagian integral dari setiap keputusan trading yang diambil. Pembaca disarankan untuk meninjau kondisi pasar secara berkala dan menyesuaikan posisi sesuai perubahan volatilitas.
Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight, untuk pembaca yang mengandalkan analisis berbasis data dan dampak berita terhadap pergerakan mata uang. Tetap pantau pembaruan pasar dan laporan selanjutnya untuk update tentang AUDUSD.