Rilis CPI AS untuk Maret menunjukkan inflasi yang tetap kuat meski berada dalam jalur ekspektasi. Menurut Cetro Trading Insight, CPI naik 0.9% secara bulanan, mengalami akselerasi dari 0.3% bulan sebelumnya, dan inflasi tahunan mencapai 3.3%. Lonjakan harga energi akibat ketegangan di Timur Tengah menjadi dorongan utama di balik angka inflasi tersebut.
Di sisi lain, sentimen pasar cenderung menghindari risiko, didorong oleh kekhawatiran tentang stabilitas regional dan ketegangan di Selat Hormuz. Meski data inflasi AS cukup kuat, dolar AS tidak menunjukkan rebound yang signifikan karena faktor geopolitik bersifat multipemain dan dinamis. Perkembangan negosiasi antara AS dan Iran yang direncanakan akhir pekan ini dapat mempengaruhi arah jangka pendek pasangan mata uang.
Secara kompak, pasar tetap fokus pada pergerakan harga minyak sebagai driver volatilitas dan aset safe-haven. Ketahanan minyak menopang USD dan menambah tekanan terhadap risiko-sentimen perdagangan, yang pada akhirnya membatasi koreksi untuk mata uang berisiko seperti AUD. Investor menimbang sejauh mana latihan kebijakan moneter Bank Sentral AS dan dinamika energi akan membentuk arah AUD terhadap USD ke depan.
Pada grafik empat jam, AUD/USD diperdagangkan mendekati 0.7076 dengan bias bullish yang terjaga karena harga berada di atas moving averages 20 periode dan 100-periode pada level 0.7044 dan 0.6959. Menurut Cetro Trading Insight, posisi ini menunjukkan potensi kelanjutan tren naik selama harga dapat mempertahankan diri di atas dukungan dinamis tersebut. RSI 14 berada di sekitar 66, menandakan momentum sisi atas tetap kuat tanpa sinyal overbought yang berlebihan.
Level resistance terdekat berada di sekitar 0.7093, yang menjadi penghalang teknis untuk lanjutnya pergerakan bullish. Pelaksanaan breakout di atas level ini akan membuka peluang lanjut menuju resistance berikutnya maupun level psikologis di sekitar 0.7100–0.7110. Sementara itu, dukungan awal terletak pada 0.7072, diikuti 0.7070 dan 0.7054, dengan 20-SMA berperan sebagai lantai dinamis di 0.7044 dan 100-SMA sekitar 0.6959.
Analisa ini didukung oleh struktur pasar yang cenderung teknikal, dengan volatilitas minyak sebagai faktor eksternal kunci. Reaksi broker dan likuiditas pasar dapat memicu pergerakan singkat menuju target 0.7115 jika tekanan teknis terpenuhi. Perlu diingat bahwa pasar dapat berubah dengan cepat sesuai berita geopolitik dan data ekonomi berikutnya.