Pada perdagangan hari ini AUDUSD menunjukkan kekuatan. Permintaan terhadap aset berisiko meningkat seiring optimisme di pasar. Harapan akan penyelesaian konflik di Timur Tengah dalam dua hingga tiga minggu ke depan mendorong rebound aset berisiko dan melemahkan dolar AS secara umum.
Data ekonomi AS menunjukkan kemajuan, meski belum cukup untuk mendongkrak dolar secara signifikan. PMI Manufaktur ISM berada di 52.7 pada bulan Maret, sementara penjualan ritel meningkat 0.6 persen MoM di Februari. Sinyal ini menambah dukungan bagi mata uang risiko untuk menguat terhadap greenback.
Di sisi lain data Australia dan mitra dagang utama China menunjukkan dinamika campuran. Indeks Komoditas RBA melonjak 12.8 persen YoY pada Maret, menandakan peningkatan sisi komoditas. Namun PMI manufaktur China turun ke 50.8 di Maret dari 52.1 di Februari, menandakan pemulihan yang melambat. Meski begitu, sentimen risiko yang lebih positif membantu AUD untuk mempertahankan momentum.
Pergerakan harga belakangan menunjukkan AUDUSD berada di sekitar level 0.6940 dan menguat sekitar 0.56 persen pada hari itu. DXY juga melemah mendekati level 99.40, menunjukkan penguatan mata uang risiko secara luas. Kondisi ini mengindikasikan potensi kelanjutan tren naik jika momentum risk on bertahan.
Secara teknis, pembukaan posisi long pada level saat ini bisa dipertimbangkan dengan target jangkauan hingga sekitar 0.7050 jika sentimen tetap positif. Stop loss bisa ditempatkan di sekitar 0.6910 untuk menjaga risiko sambil memberikan peluang profit yang layak jika harga berlanjut ke atas.
Strategi manajemen risiko perlu konsisten, dengan perhitungan risk reward minimal 1:1.5. Sesuaikan ukuran posisi sesuai toleransi risiko. Sinyal ini didasari pada kejadian pasar yang menguatkan AUD terhadap USD, namun tetap memperhatikan potensi risiko global dan pernyataan kebijakan dari bank sentral.
| Pair | AUDUSD |
|---|---|
| Open | 0.6940 |
| Target Profit | 0.7050 |
| Stop Loss | 0.6910 |
| Sinyal | buy |