
Analis UOB, Quek Ser Leang dan Lee Sue Ann mengamati pergerakan abrupt AUDUSD yang turun 1,22% ke 0,6908, menandai kondisi oversold. Kondisi ini membuat pasangan mata uang tersebut sangat rentan terhadap tekanan jual jangka pendek. Pergerakan intraday menunjukkan adanya peluang breakout singkat di bawah level 0,6900 pada sesi berikutnya.
Dalam pandangan 1-3 minggu, penurunan impulsif menunjukkan tekanan ke sisi bawah lebih lanjut. Level 0,6835 dianggap sebagai dukungan utama jika 0,7000 gagal bertahan. Analisis ini mencerminkan momentum penurunan yang masih kuat meski jarak ke level kritis cukup dekat.
Meskipun kondisinya oversold, potensi pembalikan teknikal tetap muncul jika harga mampu menutup di atas 0,7000. Namun jika tidak, tekanan jual bisa berlanjut menuju area 0,6835 dalam kerangka 1-3 minggu. Pedagang perlu memantau reaksi di sekitar 0,6960 sebagai penentu arah jangka pendek.
Dalam tinjauan 24 jam, orientasi bearish tetap ada meski momentum belum cukup untuk mencapai target 0,6980. Setelah lonjakan sesaat, AUD menembus 0,6980 dan jatuh ke 0,6908, sebuah gerak yang menegaskan volatilitas intraday. Laporan ini mempertajam fokus pada potensi pelemahan berlanjut meski signal stabilisasi masih belum terlihat.
Penjualan besar terlihat berlebihan secara teknikal, meski tanda stabilisasi belum muncul. Kondisi oversold juga memicu pertanyaan apakah level di bawah bisa bertahan. Perkiraan teknikal menempatkan fokus pada area dukungan utama di sekitar 0,6835 bila momentum downside berlanjut.
Jika harga tidak menembus 0,6960 ke atas, tekanan jual bisa berlanjut melewati 0,6900 dalam jangka pendek. Laporan ini berasal dari Cetro Trading Insight dan menekankan manajemen risiko yang tepat untuk posisi short. Secara jarak menengah, skenario ke arah 0,6835 tetap menjadi referensi jika pelemahan berlanjut.