BABY Luncurkan Rights Issue Rp140,77 Miliar untuk Pembiayaan Emway Global dan Modal Kerja, Potensi Dilusi Maksimal 8,36%

BABY Luncurkan Rights Issue Rp140,77 Miliar untuk Pembiayaan Emway Global dan Modal Kerja, Potensi Dilusi Maksimal 8,36%

trading sekarang

PT Multitrend Indo Tbk (BABY) mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu HMETD alias rights issue, sebuah langkah yang bisa mengubah wajah struktur modal perseroan dalam sekejap. Aksi ini bertujuan memperkuat neraca dan membiayai inisiatif strategis ke depan. Perseroan menargetkan sekitar Rp140,77 miliar melalui penerbitan sekitar 283,6 juta saham baru dengan nilai nominal Rp25 per saham.

Dalam prospektus yang diterbitkan pada 20 April 2026, HMETD memiliki harga pelaksanaan sebesar Rp590 per saham. Harga tersebut berada di atas harga saham di pasar reguler pada saat pengumuman dan mencerminkan minat investor terhadap hak istimewa tersebut. Pengumuman ini juga menandai perubahan penting dalam struktur pemegang saham perseroan.

Respons pasar langsung terlihat positif dengan lonjakan hingga sekitar 25 persen dan menyentuh batas auto reject atas di level Rp262. BY sebagai pengendali akan melaksanakan seluruh haknya, sementara Nadhine Hitesh Bharwani bertindak sebagai pembeli siaga untuk menyerap HMETD yang tidak ditebus publik. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

Rasio HMETD yang ditetapkan adalah 625 saham lama memperoleh 57 HMETD, dengan pembulatan ke bawah. Ketentuan ini berarti pelaksanaan hak memesan dilakukan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan untuk menjaga proporsi kepemilikan. Potensi dilusi bagi pemegang saham lama diperkirakan maksimum 8,36 persen jika seluruh HMETD ditebus.

Sementara itu, harga pelaksanaan HMETD Rp590 per saham menjadi komponen utama dalam perhitungan nilai hak memesan. Rasio 625 banding 57 menggambarkan struktur alokasi hak yang akan diimplementasikan, sementara BY diyakini akan mengeksekusi haknya secara penuh.

Rencana penggunaan dana rights issue diungkapkan untuk penyertaan saham dalam Emway Global sebesar Rp130 miliar, setara 92,35 persen dari total hak yang diterbitkan. Dengan langkah ini BABY akan memiliki 255,1 juta saham Emway Global setara 48,15 persen dari total modal disetor dan ditempatkan Emway Global. Sisa dana akan dipakai sebagai modal kerja untuk pembelian persediaan Adidas Kids dan Puma Kids guna mendukung penjualan pada kuartal III-2026.

Rencana penggunaan dana terkait Emway Global diposisikan sebagai upaya strategis untuk memperluas jejak usaha dan potensi sinergi antara portofolio BABY dan Emway. Proyeksi kepemilikan mencapai 48,15 persen jika seluruh HMETD ditebus, menandai perubahan struktural yang signifikan bagi perusahaan dan pemegang saham. Analisis ini melihat potensi dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan perseroan.

Sisa dana rights issue akan dialokasikan untuk modal kerja termasuk pembelian stok Adidas Kids dan Puma Kids guna memperkuat rantai pasokan dan kapasitas penjualan pada kuartal III-2026. Kebijakan ini juga terkait kemampuan perseroan menjaga likuiditas sambil mendorong ekspansi usaha. Investor disarankan memantau dinamika pembatasan dilusi dan kinerja Emway Global sebagai faktor penentu arus kas.

Secara umum, hak memesan memberi peluang bagi pemegang saham untuk mempertahankan proporsi kepemilikan meski ada risiko dilusi apabila HMETD tidak sepenuhnya ditebus. Dukungan dari BY dan standby buyer menjadi faktor penting dalam realisasi rencana ini. Laporan ini disusun untuk pembaca oleh Cetro Trading Insight.

broker terbaik indonesia