FORE Tumbuh Pesat di Q1-2026: Ekspansi Fore Coffee dan Fore Donut Dorong Penjualan dan Margin

FORE Tumbuh Pesat di Q1-2026: Ekspansi Fore Coffee dan Fore Donut Dorong Penjualan dan Margin

trading sekarang

Menurut Cetro Trading Insight, kinerja FORE pada kuartal I-2026 terlihat seperti kilatan di tengah Ramadan. Penjualan dan keuntungan diangkat oleh strategi pembukaan gerai baru yang agresif serta fokus pada kopi premium. Perusahaan berada pada jalur untuk mengubah dinamika industri ritel kopi di Indonesia dengan ekspansi yang terukur dan terarah.

Penjualan bersih FORE tercatat Rp444,4 miliar, naik 52 persen dari Rp291,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini mencerminkan permintaan kuat terhadap produk kopi premium dan peningkatan kapasitas operasional. Di sisi margin, EBITDA naik dari 16,7 persen menjadi 18,3 persen, menunjukkan peningkatan efisiensi dan skala ekonomi.

Dalam laporan keuangan, laba bersih juga menunjukkan peningkatan meskipun tidak disebutkan angka spesifik, menunjukkan tren profitabilitas yang membaik. Manajemen menekankan bahwa kunci pertumbuhan terletak pada kombinasi inovasi produk, kualitas layanan, dan kontrol biaya. Kondisi makro yang menantang tetap dilalui dengan fokus pada eksekusi rencana jangka panjang.

Sejalan dengan kinerja penjualan, jaringan Fore Coffee terus diperluas. Hingga 30 Maret 2026, jumlah gerai Fore Coffee mencapai 338 unit, meningkat 35 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan jaringan ini menjadi pendorong utama kapasitas penjualan dan visibilitas merek di berbagai kota.

Lebih dari 40 persen gerai baru berada di kota tier 2 dan tier 3, mencerminkan permintaan terhadap kopi premium di luar kota besar. Strategi ini juga membantu mengurangi ketergantungan terhadap lokasi inti serta memperluas basis pelanggan secara geografis. Upaya adalah bagian dari transformasi operasional yang berkelanjutan.

Fore Donut juga meningkat dengan ekspansi signifikan. Setelah rilis perdana dua gerai pada kuartal IV-2025, perseroan menambah lima titik baru pada kuartal I-2026. Ke depan, Fore Donut menargetkan kehadiran di Bandara Soekarno-Hatta dan memperluas ke Bandung serta Surabaya, menambah portofolio produk yang memenuhi permintaan konsumen.

Direktur Utama FORE, Vico Lomar, menekankan bahwa hasil kuartal I mencerminkan strategi operasional yang konsisten dan fokus pada keunggulan kualitas produk. Dia menegaskan komitmen untuk menjaga standar sambil memperluas jaringan secara terukur.

Komisaris Utama FORE, Willson Cuaca, menilai ketahanan bisnis luar biasa di tengah masa yang lebih pendek akibat libur panjang serta dinamika geopolitik. Ia menyoroti bahwa capaian pertumbuhan laba menjadi bukti bahwa Fore Coffee telah menjadi tempat nongkrong de-facto bagi masyarakat Indonesia.

Secara keseluruhan, manajemen menyampaikan optimism terhadap trajektori bisnis. Dengan alokasi modal yang selektif dan ekspansi yang terkendali, FORE berupaya mempertahankan momentum sambil meningkatkan nilai bagi pemegang saham dalam menghadapi tantangan makro.

broker terbaik indonesia