Bank Jatim Umumkan Perombakan Dewan Komisaris, Direksi, dan Pengawas Syariah Usai RUPST 6 Mei 2026

Bank Jatim Umumkan Perombakan Dewan Komisaris, Direksi, dan Pengawas Syariah Usai RUPST 6 Mei 2026

trading sekarang

Bank Jatim mengumumkan perubahan besar pada struktur pengurus melalui RUPST yang dilaksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026. Langkah ini dinilai sebagai respons strategis terhadap dinamika industri perbankan dan kebutuhan tata kelola yang lebih kuat. Pergerakan ini dipandang dapat memperjelas arah kebijakan serta meningkatkan kepercayaan pemegang saham dan regulator.

RUPST 2026 membatalkan pengangkatan tiga calon yang diajukan pada RUPS tahun lalu, yakni Nurul Ghufron sebagai Komisaris Independen, Wioga Adhiarma Aji sebagai Direktur Manajemen Risiko, dan Mohammad Nasih sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah. Langkah ini menandai proses evaluasi yang lebih ketat terhadap kandidat serta kepatuhan terhadap ketentuan regulator dan kebijakan internal bank. Efek jangka pendeknya adalah tertundanya pengangkatan hingga verifikasi kelayakan selesai.

Keputusan tersebut menunda restu OJK untuk pengangkatan baru dan menegaskan bahwa proses penilaian kepatutan masih menjadi prasyarat utama. Sambil menunggu kepastian, regulator dan pemegang saham menilai implikasi tata kelola terhadap prospek Bank Jatim. Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai pengendali akan menyiapkan opsi seleksi tambahan jika diperlukan.

Nasih akhirnya ditetapkan sebagai Komisaris Independen, menggantikan Nurul Ghufron yang mengundurkan diri. Ghufron sebelumnya terpilih sebagai Komisaris Independen pada Mei 2025 dan mengundurkan diri sekitar November 2025, menambah dinamika dalam jajaran pengawas. Langkah ini diharapkan menjaga kesinambungan pengawasan dan memenuhi kebutuhan terkait kepatuhan terhadap regulasi.

Sebagai bagian dari perubahan, Abdullah Syamsul Arifin akan mengisi posisi baru sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah setelah Mohammad Nasih bergeser ke jajaran Komisaris. Arifin saat ini menjabat Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, dengan latar belakang di bidang syariah yang diharapkan memperkuat tata kelola syariah bank. Perubahan ini menambah dimensi kepatuhan syariah dalam kebijakan bank dan operasionalnya.

Andry Wicaksono akan menempati posisi Direktur Manajemen Risiko, membawa pengalaman sebagai Direktur di PT Pengelola Investama Mandiri (2022-2026) dan Senior Vice President Group Commercial di Bank Mandiri (2020-2021). Proses formal akan dilakukan setelah lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit-and-proper test) oleh OJK, sebelum dia resmi menjalankan tugas. Langkah ini diharapkan memperkuat tata kelola risiko dan kepatuhan internal Bank Jatim.

Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit-and-proper) oleh OJK menjadi prasyarat utama sebelum jabatan baru efektif. Proses ini juga melibatkan verifikasi atas rekam jejak kandidat dan kesesuaian dengan kebijakan internal bank. Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai pengendali akan menampilkan opsi tambahan jika diperlukan.

Ketika proses berlangsung, dampak terhadap pemegang saham tergantung pada hasil verifikasi dan arah kebijakan bank ke depan. Dampaknya bisa mencerminkan stabilitas tata kelola atau potensi volatilitas jangka pendek tergantung hasilnya. Analisis pasar menekankan bahwa investor sebaiknya fokus pada kesehatan neraca, kualitas manajemen risiko, dan kemampuan eksekusi strategi bank.

RUPST 6 Mei 2026 menegaskan komitmen bank terhadap tata kelola yang lebih kuat. Meski demikian, penundaan restu OJK berarti perubahan jajaran masih menunggu konfirmasi resmi. Pemangku kepentingan didorong untuk mengikuti pengumuman lanjut dari bank dan OJK.

JabatanNama
Komisaris Utama IndependenAdi Sulistiyawati
KomisarisAdhy Karyono
Komisaris IndependenMuhammad Mas'ud
Komisaris IndependenDadang Setiabudi
Komisaris IndependenAsri Agung Putra
Calon Komisaris IndependenMohammad Nasih
Direktur UtamaWinardi Legowo
Wakil Direktur UtamaR Arief Wicaksono
Direktur Ritel dan SyariahTonny Prasetyo
Direktur KepatuhanUmi Rodiyah
Direktur Keuangan & TreasuryRM Wahyukusumo Wisnubroto
Direktur Menengah, Korporasi, dan KelembagaanArif Suhirman
Direktur Teknologi Informasi, Digital, dan OperasiWiweko Probojakti
Calon Direktur Manajemen RisikoAndry Wicaksono
Dewan Pengawas Syariah KetuaM Khafifuddin
Dewan Pengawas Syariah AnggotaTamhid Masyhudi
Calon Anggota Dewan Pengawas SyariahAbdullah Syamsul Arifin
banner footer