Bank of Canada diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakan pada level 2,25% dalam keputusan yang dijadwalkan 28 Januari. Pandangan ini didukung secara luas oleh para analis yang disurvei Bloomberg, yang melihat bahwa pasar mencerminkan risiko serta peluang mendekati stabilitas. Harga pasar melalui kurva OIS menunjukan tidak ada dorongan untuk perubahan kebijakan pada saat ini, memperkuat ekspektasi konsensus.
Inflasi Kanada terlihat mendingin secara bertahap, sementara tidak ada cetakan PDB baru yang mengubah gambaran umum. Kondisi ini memberi ruang bagi kebijakan moneter untuk tetap netral sambil memantau dinamika harga dan pertumbuhan ekonomi. Bank sentral tetap mengutamakan data ekonomi saat menilai risiko terhadap prospek jangka menengah.
Meskipun tantangan eksternal tetap ada, para analis memperkirakan tidak ada pemangkasan suku bunga pada tahun 2026. Ketegangan perdagangan yang berlangsung dengan Amerika Serikat menjadi faktor utama yang membatasi langkah pemangkasan kebijakan moneter. Secara umum, narasi kebijakan yang defensif tetap relevan karena ketidakpastian perdagangan global.
Inflasi Kanada diperkirakan melunak secara bertahap, dan aktivitas ekonomi menunjukkan tanda-tanda melemah meskipun masih berada pada jalur yang relatif stabil. Dalam konteks ini, tekanan harga secara bertahap mereda dan menghadirkan ruang bagi Bank of Canada untuk menjaga kebijakan tanpa perubahan besar. Perlu diingat bahwa dinamika biaya hidup tetaplah faktor utama yang memandu keputusan bank sentral.
Di sisi lain, laporan prospek bisnis Kuartal IV menunjukkan peningkatan sentimen di kalangan pelaku usaha. Namun peningkatan tersebut tidak sepenuhnya diikuti dengan peningkatan pekerjaan, karena perekrutan melambat dan perusahaan mungkin memotong tenaga kerja jika kondisi melemah lebih lanjut. Informasi ini menyoroti keseimbangan antara optimisme dan kebutuhan untuk menjaga biaya operasional.
Pasar tenaga kerja menunjukkan dinamika yang agak beragam. Perekrutan pelaku kerja melambat, sementara beberapa sektor menghadapi ancaman PHK jika aktivitas ekonomi melambat lebih lanjut. Meskipun demikian, survei menunjukkan bahwa para pemangku kepentingan masih menilai prospek jangka menengah cukup stabil, meskipun risiko terkait ketenagakerjaan tetap menjadi fokus utama bagi para pembuat kebijakan.
Harga pasar mencerminkan ekspektasi kebijakan melalui kurva OIS, yang menunjukkan konsensus bahwa BoC akan mempertahankan kebijakan pada level saat ini. Namun, pasar juga memperhitungkan potensi dinamika di masa depan, terutama jika faktor-faktor terkait inflasi dan permintaan domestik berubah secara signifikan. Kondisi ini membuat pelaku pasar tetap berhati-hati namun terukur terhadap perubahan kecil di kebijakan.
Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Kanada tetap menjadi elemen penting yang mempengaruhi ekspektasi mata uang. Ketidakpastian dagang dapat menambah volatilitas pasangan CAD terhadap dolar AS, terutama bila data ekonomi Kanada berbeda dari perkiraan pasar. Investor akan memantau kebijakan dan perkembangan dagang untuk menentukan arah lebih jelas dalam perdagangan lintas wilayah.
Dalam konteks operasional, sinyal kebijakan cenderung datar dalam jangka pendek. Karena itu, peluang trading pada pasangan USD/CAD mungkin didorong oleh kejutan data ekonomi, perubahan sentimen risiko, dan dinamika pasar global yang lebih luas daripada perubahan kebijakan tingkat bunga secara tiba-tiba. Pelaku pasar disarankan menjaga manajemen risiko dan menilai potensi risk-reward secara cermat sebelum membuat posisi baru.