EURJPY Stabil di Tengah Outlook BoJ dan ECB: Analisis Makro untuk Trader

Signal EUR/JPYSELL
Open185.000
TP179.000
SL189.000
trading sekarang

EUR/JPY berada di sekitar 185.00 pada sesi Asia hari ini, menunjukkan pergerakan yang relatif datar setelah kemarin mengalami penurunan moderat. Pelemahan euro dipicu oleh risiko paparan risiko yakni arus pasar risk-off yang meningkat setelah gagalnya harapan perdamaian di Timur Tengah, sehingga tekanan pada EUR menahan pelemahan yen. Akibatnya, pasangan ini terjebak pada kisaran tersebut meski sentimen pasar tampak berubah-ubah.

Secara teknikal, volatilitas terlihat rendah dan pergerakan cenderung sideways di sekitar level ini. Pedagang mempertimbangkan dampak kejutan data ekonomi berikutnya serta perubahan sentimen pasar yang dipicu faktor geopolitik. Kondisi ini menandakan fase berhati-hati bagi trader yang menilai peluang di pasangan mata uang ini.

Dalam analisis internal Cetro Trading Insight, dinamika kebijakan moneter dan ekspektasi pasar terhadap BoJ serta ECB menjadi pendorong utama pergerakan EURJPY. Kami menyoroti potensi pergeseran arah jika BoJ menambah langkah agresif atau jika sinyal ECB tetap kuat. Pasangan ini memerlukan pemantauan ketat karena perubahan risiko geopolitik bisa cepat menggeser arah.

OECD menilai Jepang perlu meningkatkan pendapatan fiskal melalui kenaikan pajak konsumsi untuk memperkuat neraca negara, sementara BoJ diproyeksikan menaikkan suku bunga jangka pendek menjadi 2% pada akhir 2027. Selain itu, risalah Komite Kebijakan BoJ (SoP) April menunjukkan pembuat kebijakan mempertimbangkan kenaikan lebih lanjut pada pertemuan berikutnya jika tekanan inflasi akibat harga minyak tetap tinggi. Pasar tetap waspada terhadap langkah kebijakan di masa mendatang.

Di pihak ECB, nada kebijakan tetap cenderung hawkish. Presiden Bundesbank, Joachim Nagel, mengatakan probabilitas kenaikan biaya meminjam meningkat seiring tekanan biaya energi, sedangkan anggota Dewan Gubernur ECB Martin Kocher menekankan tidak perlu menunda kenaikan jika harga energi tidak membaik dengan cepat. Sikap ini menjaga ekspektasi pasar terhadap kurva suku bunga Eurzona dan bisa mendukung dinamika euro secara wajar.

Implikasinya, dinamika EURJPY bisa berfluktuasi karena sinyal BoJ yang mungkin melangkah lebih lanjut bertemu dengan sikap ECB yang tegas. Secara umum, arah pasangan ini akan banyak ditentukan oleh bagaimana kebijakan kedua bank sentral berkembang dan bagaimana pasar menakar risiko geopolitik yang sedang berlangsung.

Data Ekonomi Terkini dan Titik Toleransi Pasar

Data terkini menunjukkan surplus akun berjalan Jepang melonjak menjadi sekitar JPY 4,681.5 miliar pada bulan Maret, melampaui konsensus sekitar 3,879 miliar dan menandai level tertinggi sepanjang masa. Angka ini mencerminkan kekuatan relatif ekspor-impor serta dinamika pendapatan nasional dalam konteks lingkungan ekonomi global yang bergejolak.

Selain itu, pelaku pasar menantikan rilis data pertumbuhan produk domestik bruto (GDP) kuartal pertama 2026 dan perubahan pekerjaan untuk eurozone. Data tersebut akan menguji narasi kebijakan hawkish ECB dan berpotensi mengubah persepsi terhadap arah jangka pendek EURJPY. Waktu rilisnya nanti akan menjadi fokus aktivitas trading pada pasangan ini.

Dengan dinamika kebijakan yang terus berubah dan volatilitas geopolitik yang tetap tinggi, trader disarankan memantau pergerakan harga energi, perkembangan kebijakan BoJ dan ECB, serta faktor eksternal lain yang berpotensi memicu pergeseran tajam pada pasangan EURJPY. Manajemen risiko menjadi kunci dalam menghadapi potensi fluktuasi pasar yang lebih besar.

banner footer