BELL Setujui Dividen Rp10 Miliar dengan Laba 2025 Naik 9% – Strategi Efisiensi dan Inovasi untuk Pertumbuhan Tekstil Nasional

BELL Setujui Dividen Rp10 Miliar dengan Laba 2025 Naik 9% – Strategi Efisiensi dan Inovasi untuk Pertumbuhan Tekstil Nasional

trading sekarang

Dalam RUPS yang berlangsung di Bandung pada 22 April 2026, PT Trisula TextileIndustries Tbk atau BELL memikat investor dengan keputusan pembagian dividen sebesar Rp10 miliar, setara Rp1,38 per saham. Langkah ini meneguhkan komitmen perusahaan membagikan nilai tambah meski tantangan industri tekstil domestik tetap ada, sebuah sinyal positif yang telah dicermati oleh para analis.

BELL mencatat laba bersih sebesar Rp12,57 miliar, naik 9 persen secara year on year, sementara penjualan mencapai Rp584,75 miliar pada tahun buku 2025. Kinerja ini menjadi dasar bagi strategi pertumbuhan berkelanjutan perusahaan di berbagai segmen usaha.

Dividen rutin setiap tahun memperlihatkan manajemen menjaga momentum, dengan fokus pada manufaktur, seragam, distribusi, hingga ritel. Kebijakan ini sejalan dengan upaya meningkatkan efisiensi produksi dan modernisasi permesinan untuk menjaga kualitas produk bagi pelanggan setia.

Untuk menjaga momentum, perseroan terus memperkuat efisiensi operasional dan optimisasi produksi. Upaya restrukturisasi serta modernisasi permesinan dilakukan secara bertahap demi menurunkan biaya dan meningkatkan product yield serta konsistensi kualitas produk.

Keunggulan produk BELL terletak pada kualitas tinggi dan kemampuan kustomisasi sesuai kebutuhan pelanggan, sehingga permintaan dari instansi pemerintah, swasta, perbankan, dan industri lain tetap signifikan. Perusahaan juga memanfaatkan Trisula Innovation Center TIC untuk memperkuat kolaborasi bisnis dengan Trisula Group.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kinerja dan memperkuat posisi BELL di industri tekstil nasional, dengan target pertumbuhan pendapatan di kisaran high single-digit pada tahun ini hingga periode mendatang.

Prospek jangka menengah hingga panjang untuk sektor tekstil nasional menunjukkan resilien dan peluang perbaikan berkelanjutan. BELL berada pada posisi yang relatif kuat berkat kualitas produk, kemampuan produksi, serta reputasi sebagai pemasok untuk berbagai institusi.

Kebijakan dividen yang konsisten, ditopang kinerja yang membaik, memberikan sinyal positif bagi investor ritel maupun institusi yang ingin meningkatkan eksposur ke saham tekstil Indonesia. Dalam konteks ini, BELL menjadi contoh bagaimana perusahaan bisa menjaga nilai bagi pemegang saham melalui pembagian dividen yang stabil.

Namun, risiko eksternal seperti volatilitas biaya bahan baku, perubahan permintaan pasar, dan dinamika ekonomi nasional perlu diamati agar investor dapat menilai potensi risiko dan peluang secara menyeluruh.

broker terbaik indonesia