BNP Paribas: AS Akan Tumbuh di Atas Potensi pada 2026, Fed Hold, EURUSD Diperkirakan Menguat

BNP Paribas: AS Akan Tumbuh di Atas Potensi pada 2026, Fed Hold, EURUSD Diperkirakan Menguat

Signal EUR/USDBUY
Open1.100
TP1.113
SL1.097
trading sekarang

BNP Paribas memperkirakan ekonomi AS akan tumbuh lebih tinggi dari potensi pada 2026, dengan laju 2.9% per tahun. Inflasi diperkirakan berada di 3.0% dalam periode yang sama. Fed diharapkan menahan kebijakan suku bunga setelah tiga pemotongan pada 2025, mencerminkan transisi kebijakan yang lebih berhati-hati.

Para analis menilai rentang target Fed Funds berada di 3.5%–3.75% sepanjang 2026. Dalam analisis tersebut, FOMC telah melaksanakan tiga pemotongan suku bunga (total 75 bps) pada 2025. Arah kebijakan di 2026 diperkirakan stabil meski risiko ekonomi terus dipantau.

Sementara itu, mereka menyoroti bahwa dinamika risiko seputar mandat ganda Fed dan penekanan pada komponen pekerjaan memicu siklus pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Ketegasan kebijakan ini menandai pergeseran fokus pada tenaga kerja sebagai pendorong keputusan kebijakan.

IndikatorNilai
GDP 20262.9%
Inflasi 20263.0%
Fed Funds (2026)3.5%–3.75%

Dalam konteks ini, para analis memperkirakan dolar AS akan terus melemah terhadap euro. Ekonomi AS yang relatif kuat ditambah kebijakan Fed yang cenderung lebih stabil memberi ruang bagi EURUSD untuk bergerak lebih tinggi.

Inflasi yang melampaui target (+3.0% di 2026) disebabkan oleh faktor seperti tarif perdagangan dan harga minyak. Meski dampaknya berkurang dari ekspektasi awal, tekanan pada dolar tetap menjadi pendorong volatilitas pasar valuta asing jangka menengah.

Penyesuaian risiko seputar mandat Fed dan fokus pada tenaga kerja bisa memicu siklus pemangkasan lebih lanjut, sehingga menjaga potensi kejatuhan dolar relatif terhadap euro. Perubahan ini menuntut pelaku pasar waspada terhadap dinamika rilis data ekonomi dan kebijakan bank sentral.

Berdasarkan analisis fundamental, sinyal perdagangan untuk pasangan EURUSD cenderung bullish. Jika pelaku pasar menilai jalur kebijakan Fed dan inflasi, peluang kenaikan EURUSD bisa meningkat seiring momentum ekonomi AS yang positif melambat dan tekanan inflasi mereda. Faktor geopolitik dan dinamika pasar obligasi juga dapat menambah arah pergerakan pasangan mata uang ini.

Untuk implementasi, pertimbangan entry disarankan di level terbuka tertentu dengan target profit lebih tinggi daripada loss limit. Rasio risiko-imbalan minimal 1:1.5 disarankan agar potensi laba lebih besar daripada potensi kerugian. Selain itu, pelaku pasar perlu memperhitungkan volatilitas harian dan rilis data ekonomi sebagai konfirmasi sebelum memasuki posisi.

Dalam praktiknya, level open dapat ditempatkan di sekitar 1.1000, dengan stop loss di 1.0965 dan take profit di 1.1125. Perlu diingat bahwa analisis ini bersifat indikatif dan harus disesuaikan dengan volatilitas pasar serta data rilis ekonomi. Selalu gunakan manajemen posisi yang ketat dan pertimbangkan eksposur risiko terhadap faktor eksternal seperti kebijakan bank sentral lainnya.

broker terbaik indonesia