Analis NBC Ethan Currie dan Taylor Schleich memprediksi BoC akan mempertahankan target overnight di 2,25% untuk kali keempat berturut-turut. Mereka menegaskan kebijakan saat ini dinilai telah diposisikan secara tepat untuk menjaga inflasi mendekati target dan mendukung transisi ekonomi. Lonjakan CPI akibat perang diperkirakan tidak mengubah jalur kebijakan dalam jangka pendek karena inflasi inti menunjukkan pelonggaran.
Mereka menilai pembuat kebijakan kemungkinan menegaskan bahwa kebijakan saat ini telah diatur dengan tepat, sambil menahan diri dari mengisyaratkan langkah kenaikan baru. Risiko terhadap inflasi diperkirakan sejalan dengan dinamika energi dan konflik global, namun tekanan harga inti tetap terkendali. Pasar telah mengandaikan beberapa langkah di masa depan, tetapi narasi kebijakan tetap berhati-hati.
Pedagang telah menghapus tiga kenaikan yang semula dihitung untuk 2026, meski bias pengetatan tetap ada. Bank mungkin menekankan bahwa kebijakan saat ini telah disesuaikan dan mereka akan memantau dampak jangka pendek dari konflik tanpa membiarkan harga energi membentuk inflasi secara permanen. Analisis ini mencerminkan ekspektasi bahwa risiko terhadap pertumbuhan cenderung turun sementara tekanan inflasi tetap ada.
Dalam MPR yang diperbarui, outlook inflasi all-items diperkirakan meningkat akibat kenaikan harga gas. Sementara itu, tekanan inflasi inti menunjukkan pelonggaran dan mendukung pandangan bahwa lonjakan CPI utama bisa diabaikan untuk sementara. Perubahan pada proyeksi inflasi inti diperkirakan minimal sehingga jalur kebijakan cenderung tetap.
Proyeksi pertumbuhan PDB diperkirakan turun secara moderat, dengan kinerja Q4 2025 lebih lemah dari ekspektasi dan Q1 2026 menunjukkan pelambatan terhadap proyeksi sebelumnya. Pasar tenaga kerja menampilkan dinamika yang kurang menggembirakan, menambah kompleksitas bagi rencana kebijakan. Secara keseluruhan, bank memperhitungkan bahwa risiko pertumbuhan ke arah bawah lebih mungkin sementara inflasi berada di sisi atas.
Risiko terhadap pertumbuhan dinyatakan cenderung lebih rendah, sedangkan risiko inflasi dinyatakan lebih tinggi, sebagaimana dicatat dalam pembaruan MPR. Bank menekankan bahwa data mendatang akan dinilai secara berkala dan mereka tidak akan membiarkan harga energi menyebar menjadi inflasi permanen. Narasi kebijakan ini memberi sinyal bahwa kebijakan bisa tetap stabil dalam jangka pendek meski kondisi ekonomi berubah.
Implikasi bagi pasar mencerminkan sifat kebijakan yang tetap berhati-hati. Pergerakan mata uang CAD dan pasangan terkait akan dipengaruhi oleh pembacaan inflasi serta prospek pertumbuhan di masa mendatang. Investor perlu menimbang dampak harga gas dan energi terhadap biaya hidup serta daya saing ekonomi.
Strategi trading akan lebih fokus pada data inflasi inti dan laporan tenaga kerja berikutnya, karena sinyal kebijakan BoC cenderung berkelanjutan meski ada penahanannya. Volatilitas pasar bisa meningkat pada rilis data utama, sehingga manajemen risiko menjadi kunci. Pelaku pasar perlu memonitor sikap bank sentral mitra dan kondisi global yang bisa memicu perubahan arah kebijakan.
Bagi investor, konteks global dan risiko geopolitik akan mempengaruhi likuiditas pasar, sementara BoC memberi sinyal berhati-hati. Arah pergerakan instrumen terkait CAD akan berputar pada data inflasi, pertumbuhan, dan evaluasi kebijakan mendatang. Investor akan menilai peluang jangka menengah berdasarkan perubahan harga energi dan fundamental ekonomi, dikemas oleh Cetro Trading Insight.