Batam kembali menegaskan potensi sebagai pusat manufaktur berbasis ekspor dengan dukungan infrastruktur dan jalur perdagangan internasional. Kolaborasi antara bank BRI dan pemerintah daerah memperkuat langkah untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, di kawasan ini. Melalui kemitraan ini, BRI menegaskan komitmen untuk mendorong investasi yang berkelanjutan, sambil menjaga stabilitas finansial bagi pelaku ekonomi lokal.
Penandatanganan nota kesepahaman antara BRI dan BP Batam serta kementerian terkait menandai tonggak penting. MoU pemanfaatan produk dan layanan perbankan ditujukan untuk memperlancar transaksi serta pembiayaan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. Langkah ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan likuiditas perusahaan lokal dan mempersiapkan ekosistem investasi yang ramah pelaku usaha.
Selain itu, BRI juga menandatangani MoU terkait perluasan akses permodalan untuk UMKM di KPBPB Batam. Inisiatif ini mempercepat realisasi investasi sambil memperkuat peran UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan program BRI One Solution dan platform BRIQLola, layanan perbankan terpadu menjadi lebih mudah diakses bagi korporasi dan UMKM.
Batam memiliki keunggulan kompetitif sebagai basis manufaktur ekspor dengan kedekatan geografis ke Singapura dan akses ke jalur perdagangan global. Peningkatan investasi dan infrastruktur memperlihatkan daya dorong sektor logistik, perdagangan, dan jasa. Semua ini menempatkan Batam sebagai simpul vital bagi daya saing ekonomi Indonesia.
Realisasi investasi nasional sepanjang 2025 menembus Rp1.931,2 triliun, sedikit di atas target Presiden. BP Batam turut menyumbang Rp69,3 triliun, melampaui target sebesar Rp60 triliun. Angka-angka ini menggambarkan kepercayaan investor domestik maupun asing terhadap ekosistem regulasi dan fasilitas ekonomi Batam.
Kolaborasi lintas kementerian dan lembaga diharapkan memperluas akses pembiayaan, pendampingan ekspor, serta peningkatan kapasitas usaha UMKM. Program ACCES akan menjadi langkah awal pendampingan bagi UMKM di KPBPB Batam, menyediakan pelatihan dan pembiayaan yang lebih terjangkau. Peran digital seperti LinkUMKM juga memungkinkan pelaku UMKM memperluas pasar dan mempercepat naik kelas.
Penghargaan Investment Awards menjadi refleksi nyata atas kontribusi Batam terhadap realisasi investasi nasional. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada BP Batam dan pelaku usaha yang berhasil melampaui target. Pengakuan ini menegaskan kredibilitas ekosistem investasi daerah dalam menciptakan lapangan kerja dan aliran modal.
ACCES program akan melanjutkan pendampingan pembiayaan serta peningkatan kapasitas usaha UMKM di KPBPB Batam dalam waktu dekat. Ini merupakan langkah konkret untuk memindahkan UMKM ke rantai pasok investasi dan meningkatkan daya saing regional.
Melalui sinergi antara BRI, BP Batam, BKPM, dan Kementerian UMKM, Batam diproyeksikan menjadi contoh ekosistem investasi inklusif dan berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan memperkuat ekonomi lokal sambil memberi dampak positif bagi perekonomian nasional.