BRI Perkuat BRIVolution Reignite: Transaksi Digital dan CASA Dorong Pendanaan Murah serta Ekosistem Pembayaran Inklusif

BRI Perkuat BRIVolution Reignite: Transaksi Digital dan CASA Dorong Pendanaan Murah serta Ekosistem Pembayaran Inklusif

trading sekarang

BRI meluncurkan era baru di kancah perbankan Indonesia dengan BRIVolution Reignite, rencana transformasi yang mengubah wajah pendanaan dan transaksi nasional. Dalam konferensi pers kinerja keuangan Triwulan IV 2025, Direktur Utama menegaskan bahwa bank ini memperkuat fondasi pendanaan melalui dana murah sambil mempercepat adopsi layanan transaction banking di seluruh segmen. Hasilnya, kinerja transaksi bank terlihat impresif hingga Desember 2025, menambah keyakinan bahwa digitalisasi perbankan menjadi motor pertumbuhan utama.

Rencana ini meliputi dua pilar utama: penguatan dana murah dan peningkatan kapabilitas transaction banking. BRI menargetkan peningkatan CASA melalui digital channel BRImo, BRILink, dan QRIS serta penetrasi lebih dalam ke cluster bisnis. Sementara di segmen ritel, fokus utama adalah pengembangan SuperApp BRImo dan ekosistem pembayaran untuk memperluas akses layanan perbankan kepada pelanggan rumah tangga.

Menurut Hery Gunardi, transformasi ini bukan sekadar menambah likuiditas murah tetapi juga memperkuat ekosistem pembayaran digital yang inklusif bagi semua lapisan masyarakat. Analisis ini disusun oleh Cetro Trading Insight, yang menekankan bahwa BRIVolution Reignite berjalan sejalan dengan strategi pendanaan yang lebih efisien, stabil, dan berbasis dana murah, sambil memperluas akses layanan ke lebih banyak segmen pelanggan.

Pertumbuhan aktivitas transaksi digital menjadi tulang punggung kinerja BRI pada 2025. Hingga Desember 2025, pengguna BRImo mencapai 45,9 juta, tumbuh 18,9 persen YoY, sementara nilai transaksi mencapai Rp7.076,9 triliun, melonjak 26,4 persen YoY.

Di segmen menengah hingga korporasi, layanan cash management melalui Qlola menunjukkan dinamika yang kuat. Pengguna aktif Qlola tercatat 113,0 ribu, meningkat 48,1 persen YoY, dengan sales volume Rp13.456 triliun, naik 36,2 persen.

Ekosistem pembayaran juga memacu volume merchant dan QRIS. Penjualan merchant naik 48,1 persen YoY menjadi Rp223,2 triliun; QRIS sales naik 100 persen YoY menjadi Rp85,6 triliun, dengan total transaksi lebih dari 782,8 miliar transaksi.

Peningkatan transaksi digital dan penggunaan ekosistem pembayaran memperkuat basis dana giro dan tabungan, sehingga porsi CASA tetap tinggi dan biaya dana membaik secara konsisten.

Dana Pihak Ketiga tumbuh 7,4 persen YoY menjadi Rp1.467 triliun, dengan rasio CASA mencapai 70,6 persen. Cost of fund DPK juga membaik menjadi 2,9 persen dibanding 3,1 persen pada akhir 2024.

Dengan fondasi pendanaan murah yang lebih kuat, BRI berada pada posisi yang lebih solid untuk mendukung ekspansi digital dan layanan perbankan nasional secara berkelanjutan.

broker terbaik indonesia