BRMS Catat Laba Bersih USD50 Juta di 2025; Produksi Emas Naik 11% di Tengah Lonjakan Harga Jual

BRMS Catat Laba Bersih USD50 Juta di 2025; Produksi Emas Naik 11% di Tengah Lonjakan Harga Jual

trading sekarang

BRMS mencatat kinerja keuangan yang mengesankan pada 2025, dengan laba bersih USD50 juta, lonjak 99% dibanding tahun sebelumnya. Laba operasional BRMS mencapai USD93 juta, meningkat 118% secara tahunan, sementara pendapatan mencapai USD249 juta, tumbuh 54%. Dua pendorong utama kinerja ini adalah peningkatan produksi emas dan kenaikan harga jual emas. Investor menanti kapan harga emas naik, dan data BRMS memberi gambaran positif bagi pemegang saham. Platform kami, Cetro Trading Insight, menilai momentum ini sebagai sinyal optimis untuk sektor tambang logam mulia, dengan perhatian pada Array.

Produksi emas BRMS mencapai 2.236 kilogram sepanjang 2025 (71.886 oz), naik 11% dari 2024. Penjualan emas dorong total pendapatan, sementara produksi perak mencapai 6.202 kg (199.385 oz) naik 45%. Harga jual emas rata-rata meningkat 38% YoY, dari USD2.442 per oz menjadi USD3.371 per oz, sedangkan harga perak naik 5% menjadi USD35,31 per oz. kapan harga emas naik memang menjadi topik bahasan para analis, dan tren ini memberi dukungan pada margin BRMS.

Penurunan kadar bijih emas sepanjang 2025 menjadi 1,44 gram per ton, lebih rendah dibanding 2024 (5,26 g/t), karena operasi pushback pada kuartal IV-2025 hingga kuartal I-2026. Meski demikian, BRMS tetap mampu memproduksi hampir 72.000 oz emas pada 2025, meningkat 11% dibanding produksi 2024. Setelah operasi pushback selesai, anak usaha BRMS, Citra Palu Minerals, diproyeksikan memulai penambangan bijih dengan kadar emas lebih tinggi dari area baru pada kuartal II-2026. kapan harga emas naik tetap menjadi topik perhatian pasar untuk menilai sinyal keberlanjutan tren emas.

Produksi dan Operasi BRMS: Update 2025-2026

Kadar bijih yang ditambang BRMS turun menjadi 1,44 g/t sepanjang 2025, akibat operasi pushback pada kuartal IV-2025 hingga kuartal I-2026. Meski demikian, produksi emas hampir 72.000 oz tetap tumbuh 11% YoY. Array

Prospek Operasional dan Narasi Pasar

Rencana operasional 2026 BRMS menitikberatkan penyelesaian pushback dan pemulihan produktivitas tambang, yang diperkirakan akan meningkatkan kapasitas produksi emas di kuartal II-2026. Array

Di sisi harga, faktor makroekonomi dan volatilitas pasar logam mulia akan menjadi pendukung atau penghalang untuk kinerja BRMS di 2026. Dengan fokus pada peningkatan grade tambang dan optimisasi biaya, perusahaan berpotensi menjaga margin saat harga emas berfluktuasi. Investor disarankan memantau laporan operasional untuk melihat bagaimana strategi ini berkontribusi terhadap pertumbuhan jangka menengah.

Cetro Trading Insight terus memantau perkembangan BRMS, memetakan risiko dan peluang bagi investor di sektor pertambangan emas. Perubahan harga emas dan dinamika output tambang akan memainkan peran penting dalam menentukan kapan harga emas naik secara berkelanjutan.

broker terbaik indonesia