
Berita teranyar dari BSD City mengguncang pasar properti Tanah Air: Muktar Widjaja dan Michael Widjaja resmi mengundurkan diri dari BSDE. Kabar ini disampaikan melalui RUPST pada 17 Juni 2026, menandai perubahan signifikan pada kepemimpinan perusahaan. Sebagai bagian dari keluarga pendiri Sinarmas Group, langkah ini berpotensi mengubah arah strategi BSDE ke depan, menurut analisa awal Cetro Trading Insight.
Salah satu perubahan utama adalah Muktar Widjaja melepas jabatan Presiden Komisaris BSDE, sementara Michael Jackson Purwanto Widjaja tidak lagi menjabat Wakil Presiden Direktur. Keduanya telah menjadi wajah eksekutif perusahaan selama bertahun-tahun. Langkah ini juga mencerminkan dinamika kepemilikan yang terus bergerak dalam grup keluarga pengelola bisnis besar.
RUPST juga menetapkan Teky Mailoa sebagai Presiden Komisaris menggantikan Muktar, sementara posisi Michael tidak ada penggantinya secara langsung. Langkah ini diharapkan memberikan kontinuitas tata kelola meski perubahan pimpinan dilakukan secara bertahap. BSDE menegaskan apresiasi atas kontribusi keduanya selama masa pengabdian mereka.
Susunan Komisaris dan Direksi BSDE pasca RUPST menunjukkan perubahan signifikan dalam komposisi dewan. Teky Mailoa kini menjabat Presiden Komisaris, didampingi Hongky J Nantung sebagai Komisaris Independen serta Teddy Pawitra, Susiyati B Hirawan, dan Irhoan Tanudiredja sebagai Komisaris Independen lainnya. Perubahan ini mencerminkan upaya perusahaan menjaga keseimbangan antara kepemilikan keluarga dan kebutuhan tata kelola.
Di lini Komisaris Independen, susunan baru menekankan pengalaman dan independensi untuk mendukung keputusan strategis. Nama-nama seperti Teddy Pawitra dan Susiyati B Hirawan bersama Irhoan Tanudiredja diproyeksikan memberi sudut pandang berimbang terhadap keputusan komisariat. Sementara itu, Hongky J Nantung tetap memegang peran kunci sebagai salah satu pengawas eksternal.
Di sisi Direksi, Presiden Direktur tetap Franciscus Xaverius R.D, diikuti Lie Jani Harjanto, Syukur Lawigena, Hermawan Wijaya, Liauw Herry Hendarta, Monik William, dan Siswanto Adisaputro sebagai direktur. Komposisi ini menunjukkan kelanjutan gaya kepemimpinan eksekutif bersama penyesuaian posisi demi kesinambungan proyek BSD City dan portofolio perseroan.
Perubahan kepemimpinan ini berpotensi memengaruhi arah kebijakan dan tata kelola perusahaan ke depan. Teky Mailoa, sebagai Presiden Komisaris, diharapkan mendorong fokus pada pengembangan BSD City serta sinergi dengan portfolio properti perseroan. Investor juga perlu memantau bagaimana tim direksi baru menyeimbangkan fokus jangka pendek dengan strategi jangka panjang persero.
Meski demikian, peran kunci eksekutif inti tidak berubah: Franciscus Xaverius R.D tetap memimpin eksekutif sebagai Presiden Direktur. Struktur direksi yang baru didesain untuk menjaga kelancaran implementasi proyek-proyek utama BSDE di tengah dinamika kepemilikan keluarga dan investor institusional. Keberlanjutan ekspansi serta kualitas tata kelola akan jadi fokus pengawasan investor.
Investors disarankan memantau hasil kinerja dan pernyataan manajemen terkait rencana jangka menengah persero. Cetro Trading Insight akan terus mengikuti perkembangan ini dan menyajikan analisa lebih lanjut mengenai dampak perubahan kepemimpinan terhadap prospek BSDE dan BSD City.