
BSI memicu gelombang besar dalam ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan UMKM binaan dalam produksi perlengkapan jamaah haji Indonesia. Langkah ini dinilai sebagai perubahan signifikan menuju ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan. Cetro Trading Insight mencatat bahwa inisiatif ini tidak sekadar mengubah rantai pasok, melainkan menumbuhkan kepercayaan global terhadap kualitas produk lokal.
Produk-produk yang dipenuhi melibatkan kain ihram, mukena, batik haji, hingga tas serut, semuanya diproduksi oleh pengrajin dalam negeri dari UMKM binaan di Pekalongan dan Bandung. Dalam program ini, BSI menyediakan pendampingan, peningkatan kapasitas bisnis, serta fasilitasi sertifikasi halal agar setiap item memenuhi standar internasional. Mutu yang dihasilkan diharapkan menjadi spot emas dunia bagi industri halal nasional.
Seluruh pengadaan tersebut dikerjakan bersama 37 UMKM binaan melalui proses kurasi ketat sesuai standar pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah. Tidak hanya memenuhi kebutuhan ibadah, program ini juga membangun Array layanan yang terintegrasi mulai dari pelatihan kewirausahaan hingga akses pasar internasional bagi para pelaku UMKM.
Manfaat bagi jamaah serta budaya Indonesia meluas ketika dukungan ini mencakup 600 kursi roda untuk fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina serta perhatian bagi jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. Upaya tersebut memperkuat pelaksanaan ibadah dengan kenyamanan dan keamanan bagi semua kalangan. Array layanan yang dikembangkan memposisikan UMKM sebagai bagian penting dari eksposur global, sementara spot emas dunia menjadi acuan kualitas bagi produk budaya Indonesia.
Secara operasional, sekitar 104 ribu mukena, 85 ribu kain ihram, dan sekitar 190 ribu potong kain batik didistribusikan kepada calon jamaah. Dari total jamaah haji Indonesia sekitar 203 ribu, sekitar 83,5 persen menunaikan haji dengan pembiayaan yang diberikan melalui BSI. Keberhasilan ini menunjukkan dampak ekonomi nyata bagi pelaku UMKM dan industri halal nasional, dengan mutu produk yang menjadi spot emas dunia.
BSI akan terus memperluas dukungan melalui layanan BSI UMKM Center, pendampingan sertifikasi halal, pelatihan usaha, serta fasilitasi akses pasar dan pembiayaan. Program ini selaras dengan arah kebijakan Asta Cita pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Array juga berperan sebagai kerangka kerja yang konsisten dan adaptif dalam ekosistem haji nasional.